Tuesday, 18 September 2018

FORMASI PENERIMAAN CPNS KABUPATEN SOLOK 2018

Untuk melihat formasi calon pegawai negeri sipil di lingkungan kabupaten Solok  tahun anggara 2018 bisa dilihat dilink berikut:

https://drive.google.com/open?id=1ffuWiigwJogsN8oJAQnV2syu8zBnB-hr


untuk melihat persyaratan penerimaan CPNS dilingkungan kabupaten Solok, bisa dilihat di link berikut:

https://drive.google.com/open?id=1gPXaD3M00rILNi0hGKylVbYWDG0lCXEZ

Monday, 3 September 2018

OBAT HERBAL UNTUK SAKIT TIPUS

            Buat kamu yang kena penyakit tipus, silahkan coba obat herbal ini. InsyaAlah sembuh. Jangan lupa ikhtiar dan berdoa.

Gb. cacing tanah

1.      Cacing tanah.
Cacing tanah dicuci bersih , lalu disangrai sampai kering dan ditumbuk hingga menjadi tepung, lalu dicampur dengan air hangat dan diminum.
2.      Jamu kunir ditambah cacing sawah.
Kunir diparut, langsung peras dan ditambahkan cacing yang sudah diulek atau dhaluskan, kemudian diminum.
3.      Cacing kalung.
Cacing ini bisa dibakar, digoreng atau disangrai, kemudian diberikan kepada orang yang menderita tipus. Dimakan 3-5 ekor 1 x sehari selama 1 minggu.
4.      Kulit pohon keminting (kemiri), direbus dan diminumkan airnya, seminggu dua kali.
5.      Buah mahkota dewa, kunir, tapak liman, rebus hingga air tinggal separo, dimuinum 2x sehar dicampur gula arena tau madu sedikit saja.
6.      Buah sawo yang tua tapi belum masak, diparut dan diambil airnya, lalu diminum.
7.      Daun papaya diperas tiap hari satu sendok makan, lakukan 3 hari berturut-turt pagi dan malam.
8.      Obat vermin, dilong, sirup cair merk tilung (bisa dibeli di apotek atau toko obat).

Sumber: pengalaman orang-orang yang pernah sakit tipus.

Thursday, 2 August 2018

9 Hal Yang Aku Pelajari Dari Hidup

9 Hal Yang Aku Pelajari Dari Hidup:
                            1)      Hidup adalah mencari. Jika mencari tentu bukanlah sembarangan,              setiap orang ingin  yang terbaik dalam hidupnya, meski  tahu                      bahwa iya tidak akan pernah sebaik yang dicari
2)    Hidup itu butuh kejujuran. Jika nurani dan raga berani berbohong, tentu ada gejolak tersendiri yang merasuki sukma. Entah itu sebagai reaksi reaksi penolakan atau pun sebagai bentuk tindakan ketidaksetujuan atas tingkah yang diperbuat.
3)  Hidup itu perlu kepercayaan. Tiada yang paling indah selain kepercayaan. Kenapa? Disaat seseorang tidak lagi percaya, disaat itulah kita merasa  terpukul. Disaat itulah kita merasa terkucilkan. Mungkin benar  “Kepercayaan itu ibarat kaca, jika retak tiada lagi ditemukan keutuhan”
4)      Permudahlah urusan orang lain jika urusanmu ingin dipermudah. Maka sering- seringlah membantu orang lain meski terkadang  dia tak pernah membalas apa yang kita lakukan. Ketika kita mempermudah, yakinlah pertolongan akan datang kepada kita dari sisi yang tiada disangka-sangka.
5) Kita tak akan pernah tahu sifat asli seseorang  sebelum kita membaur dan masuk kedalam kepibadiannya . Sifat asli seseorang cenderung akan terlihat ketika kita sedang kesulitan atau ketika mereka sedang berada diatas. Ingatlah, manusia adalah “Topeng” dengan ilustrasi yang sangat komplek. Bisa berganti background kapan saja dan dimana saja.  Don`t judge people from the cover.
6)  Terkadang orang yang dianggap kurang baik itulah yang akan membantu menyelesaikan urusan kita.
7)   Hidup selalu berbalas. Yakinlah, ketika kita berbuat buruk, tentu balasannya juga akan sama. Meski itu bukan dilakukan orang yang sama, tapi bersiaplah akan ada “Roh-roh” yang siap menggelegarkan duniamu.
8)  Selagi masih mampu berbuat baik, berbuat baiklah. Karena kita tidak tahu kapan malaikat pencabut nyawa menghampiri. Teruslah memperbaiki diri, meski tidak akan sempurna setidaknya kita pernah mencoba untuk lari dari dosa-dosa.
9)   Yakinlah, skenario pemilik surga dan neraka amatlah sempurna.  Jika keinginanmu belum terpenuhi, yakinlah akan ada yang lebih indah dari itu. Berbaik sangkalah. Mungkin hari ini kau gagal, tapi teruslah memperbaiki diri. Usaha tidak akan menghianati hasil. “Man Jadda Wa Jada”


*SELF REMINDER FOR ME*
“Menulis bukan berarti melakukan, tapi sebagai lentera untuk menjadi lebih baik”
“Mohon doakan agar si penulis bisa insaf dari dosa-dosanya”

Padang, 22.00, 2 Agustus 2018
#FATMA ZAHRA

Monday, 9 July 2018

Sahabat Pelepas Sesak



            “Sahabat”, mungkin kamu sudah tak asing lagi dengan kata ini. Setiap kamu pasti memilikinya. “Sahabat”, terkadang kamu mempercayai orang ini sebagai sesuatu yang memang tulus apa adanya. Tapi tidak sebagian. Ada yang berpura-pura, ada yang pelepas sesak, lalu pergi ketika urusannya selesai, atau ada juga yang bermanis muka diawal, lalu menusuk dari belakang. Semua itu tergantung dari pribadi masing-masing.
“Sahabat”, mungkin orang ini akan selalu menemani hari-harimu. Tapi dalam hal tindakan bisa saja berbeda dengan kesehariannya. Nah, pada artikel ini akan dibahas mengenai sahabat pelepas sesak.
Mungkin, bukan satu atau dua orang lagi yang menjumpai kasus ini. Ya, ini adalah salah satu lika-liku nyata yang sering dijumpai dalam kehidupan. Awal-awalnya memang bersahabat. Cerita-cerita mulai terjalin, hingga curhatan pengalaman pribadi pun terekspos dengan sendirinya. Yang lebih parah, aib seseorang dari nol sampai ribuan lancar saja ketika berbicara. Nah, kalau udah begini, saya yakin, kamu pasti telah menganggap bahwa sahabat mu memang benar-benarlah baik. Ssstt…tapi tunggu dulu, jika dia pergi atau mengacuhkanmu ketika kamu sedang berada dalam kesulitan, berarti dia bukanlah orang yang baik, ataupun dia yang benar-benar kamu percaya dengan sengaja mengekspos keburukanmu didepan orang lain. Tentu, ini sungguh hal menjengkelkan yang membuatmu berkali-kali sakit hati. Mungkin dalam hati kamu akan menyalahkan diri karena kamu mempercayainya, ataupun kamu menyesali karena kamu menganggap bahwa dia memanglah sahabatmu. Namun, kenyataannya hanya nol belaka.
Sahabat yang benar-benar baik bukanlah dia yang siap sedia ketika diajak pergi. Bukan dia yang siap sedia ketika diajak bersenang-senang. Sahabat yang baik itu adalah orang yang selalu ada disatiap kita membutuhkan. Bukan disaat kebutuhannya selalu terpenuhi oleh kita. jika dia menghindar saat kita membutuhkan, maka dialah sahabat pelepas sesak.
Catatan penting, dalam bersahabat tidak usah menjelekkan orang lain dihadapanya ketika nanti kamu memilihnya sebagai sahabat. Toh suatu saat semua bisa saja berbalik kepada kamu. Sedang-sedang saja. Berlaku saja sesuai logika.

#FATMA ZAHRA
PADANG, 09 JULI 2018

Ditagih Hutang...


Mungkin judulnya agak terlalu ekstrim..Tapi, Ah sudahlah, ini memang kenyataan. Bisa berhutang, tapi pas mau membayar, ah pura-pura lupa, cuek bebek saja. Dalam hati “I don`t have debt”
Sebenarnya saya bukan mau bercerita tentang itu. tapi ini cuma pengalaman aja. Dari beberapa orang yang pernah saya kanal, mungkin dari 15 hanya 1 orang yang ingat bahwa dia benar-benar berhutang yang lainnya? “ Ah, saya kan tidak pernah berhutang”. Mungkin bagi yang berhutang biasa saja. Entah karena efek kegemaran atau kebiasaan yang telah dilakukan berulang-ulang. Tapi anehnya, ketika lupa telah memiliki hutang, maunya eh malah meminjam lagi. terus lupa lagi.  Mungkin hal ini akan bertolak belakang ketika si peminjam hutang meminjamkan uangnya kepada orang lain.  Dia akan terus menangih sampai dia bisa memperoleh haknya itu  kembali. Bahkan dengan berbagai alasan yang tidak masuk akal sekalipun, meski sebenarnya si peminjam tau bahwa itu hanya alasan semu.  
Dari beberapa kasus yang saya temui, kebanyakan orang yang dari awal sudah hitung-hitungan, sampai tengah atau akhir sekalipun akan tetap hitung-hitungan. Mungkin akan berbeda dengan orang yang berkata “ Sudah, biarin ajalah dulu, nanti akhir kita hitung, berapa bayarnya ntar kita bagi sama rata”, atau “ Ah, biarin aja lagi, uang segitu tidak akan membuat dia kayaJ”
Kita boleh saja berhutang asal berniat mengembalikannya. Siapa tau orang yang menghutangi tersebut lagi butuh atau terdesak, tapi segan untuk meminta. Jangan berpura-pura tidak tahu ketika akan membayarJ. Ingat, terkadang mereka hanya segan untuk meminta, bukan karena benar-benar lupa..

#FATMA ZAHRA
PADANNG, 09 JULI 2018


Sunday, 11 February 2018

Aksara Kesunyian...


Sumber: doc.pribadi
Mungkin, Kau akan menganggap Aku bodoh ketika menuliskan kata-kata lewat Microsoft word, lalu memposting, hingga beberapa orang mampu membacanya. Tapi tak apa. Ini hanya segenap curahan hati yang mengerakkan jari-jari untuk mengetikkan aksara-aksara kesunyian.
Sayang…mungkin Kau tak akan percaya dengan rasaku, bahkan sesekali kau melempariku dengan istilah “kasihan atau keterpaksaan”. Lalu Kau pun merasa seolah Kau yang bersalah atau pun Kau yang harus dihukum atas ketidakadilan ini. Tapi, itu tidaklah benar. Cinta bukanlah suatu keterpaksaan. Jika sedikit saja kau memainkan logika, mungkin Kau tak akan menyalahkan diri. Karena, bagaimana mungkin kita bertahan sejauh ini jika hanya dilandaskan kepura-puraan?. Mungkin itu hanyalah suatu kekeliruan. Kita punya cinta. Bagaimana mungkin kita melewati malam-malam tanpa ada cinta diatasnya? Bahkan diantara kitapun rela begadang demi yang lain.  Aku tahu, cintamu cukup besar untukku. Bahkan diriku pun tak mampu untuk menapisnya. Yang perlu kau tau, jauh dilubuk hatiku, aku juga memiliki rasa yang sama terhadapmu. Rasa menyayangi dan takut kehilangan.
Sayang…mungkin jika Kau iri dengan hubungan orang lain, wajar saja. Bahkan sesekali Aku juga merasakan hal yang sama. Mungkin kau akan iri dengan seorang cewek yang perhatian, pengertian, ataupun peduli terhadap cowoknya. Mungkin itu tak pernah kau dapatkan dariku. Mungkin kau akan men-judge aku sebagai seorang cewek yang cuek, tidak perhatian, egois, selalu menuduh yang tidak-tidak, tidak pernah menchat duluan atau pun hal lainnya. Mungkin kau juga akan berfikir hubungan kita tidak seromantis yang dilalui pasangan kebanyakan. Mungkin “Status Pacaran” adalah hal utama yang mendasari hal ini. Bersabarlah hingga waktunya tiba. Ku harap, Kau bisa mengerti dengan semua itu. Biarlah orang lain dengan caranya, sedang kita dengan cara kita. Aku yakin, tentu kau lebih paham tentang itu.
Sayang…Kita sudah sama-sama dewasa. Kita bukan lagi anak SMA dengan seragam abu-abu yang meliliti bagian tubuh. Kita punya prinsip. Aku dan kamu tentu berbeda. Tapi setidaknya kita punya tujuan bersama untuk saling membahagiakan. Karena bahagia yang sesungguhnya ketika kita tidak lagi menyandang prediket “Status Pacaran”.

“Jika Kamu melakukan yang terbaik, maka balasannya tentu juga akan terbaik, jika Kamu melakukan yang buruk, Aku doakan semoga Aku medapatkan yang lebih baik darimu”

Aku selalu ingat kata-katamu. Bahkan kata itu telah berulang kali mendesir ditelingaku. Hanya saja berharap, semoga diantara kita memang sama-sama melakukan yang terbaik. Karena jika pun terjatuh, tentu kita tidak akan menyesal terlalu dalam.

“Cinta adalah menjaga”.

Terima kasih kau telah menjagaku sejauh ini. Terima kasih telah memperlakukan ku dibatas kewajaran, terima kasih masih memegang teguh janjimu walaupun ada rasa yang menggelut di momorimu.

“Semua akan indah pada waktunya”.

Jika kau membaca tulisan ini, berjanjilah untuk saling menyayangi, saling menjaga, tidak menyakiti , tidak menghianati serta berjanjilah untuk kita selalu bersama.


#FATMA ZAHRA
Alahan Panjang, 12 Februari 2018


Tuesday, 17 October 2017

Pa..Hari Ini Aku Memimpikan Tentang Mu...


Pa, saat ini aku sedang berada didepan makam Mu yang masih basah,
Bunga nya masih segar,
Aroma wangian-wangiannya masih jelas terasa..
Didepan makam Mu Aku berfoto..
Ya, hanya Aku dan saudara perempuanku.
Lalu, mereka pun pergi..
Kini hanya tingggal aku yang menangisi kepergianmu..
Tak beberapa lama, aku memasuki lorong rumah..
Hampa, gelap, kosong dan tak ada orang sama sekali..
Semua benar-benar terasa sunyi..
Aku memanggil namamu “PAPA”
Didekat pintu menuju kamar mu,
Aku menemukan sepasang sandal indian bewarna coklat yang biasa kau kenakan..
Aku terus mencari mu berharap kau masih ada..
Aku menelusuri bilik mu,
Ku pikir hari ini adalah hari kamis
Mungkin kau akan meletakkan pakaiamu dibilik lalu duduk di depan jendela seperti yang biasa kau lakukan setiap hari..tapi tidak sama sekali.
Aku tak menemukan siapa-siapa..
Di bilikmu, hanya ada gantungan jeket kulit bewarna coklat hitam yang biasa kau kenakan..
Kali ini,
Terang cahaya, berkilau nya pagi bukan lagi suatu keindahan..
Sembari, Aku kembali berteriak memanggil namamu,
Mencari Mu di setiap sudut ruangan berharap kau masih ada,
Teriakan Ku semakin keras, Aku pun mulai menangis.
Lalu, Aku pun keluar dari bilik Mu,
Langkah kian gemulai, rasa putus asa semakin besar,
Tiba-tiba...Aku melihat Mu,
Dibalik tirai jendela, Kau sedang membaca sesuatu..
Saat itu kau terlihat anggun dengan baju batik coklat kuning yang kau kenakan.
Tak lupa dengan peci hitam yang menghias di dikepalamu.
Kau begitu bercahaya..
Apakah Aku bermimpi saat Aku masih bisa melihatmu?
Tak lama, Aku mendekatimu..
Aku meminta maaf atas semua kesalahanku..
Lalu kau pun menjulurkan tangan dan mengusap kepalaku..
Hanya itu, lalu semua berlalu.
Aku tersadar.. Dan ini hanyalah mimpi..
Kepergianmu tak benar- banar nyata..
Sungguh, Aku pun bahagia..
Lalu, Aku pun menangis sekencang-kencangnya.
Membayangkan jika ini benar-benar terjadi..
Wallahuallah, “Semua milik-Nya dan akan kembali kepada-Nya”
Terima kasih Tuhan..masih menyayangi Ku..
Terima kasih Tuhan, masih menjagakan kedua orang tuaku untuk Ku..
Terima kasih Tuhan, masih memanjangkan umur keduanya sehingga Aku pun masih mampu melihat wajah mereka..
Ampunilah setiap dosa nya..panjangkan lah umurnya..
Dan berikanlah keselamatan terhadap mereka didunia maupun diakhirat..
اَللّهُمَّ اغْفِرْلِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَاكَمَارَبَّيَانِيْ صَغِيْرَا.
“Wahai Tuhanku, ampunilah aku dan kedua orang tuaku (Ibu dan Bapakku), sayangilah mereka seperti mereka menyayangiku diwaktu kecil”.

رَبَّنَا أَتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan hidup di dunia dan kebaikan hidup di akhirat, dan jagalah kami dari siksa api neraka.

NOTE:
Ø  Sesekali cobalah untuk membayangkan orang yang paling kau sayangi.
Ø  Lalu bayangkan ketika orang yang paling kau sayangi sudah tiada
Ø  Apakah hari-hari mu akan seperti biasa atau gimana?
Ø  Jika telah selesai, tekadkan lah untuk selalu berbuat baik terhadap orang yang paling kau sayangi.


Padang, 18 Oktober 2017
Di suatu pagi yang kelam,
#FATMA ZAHRA