Wednesday, 3 May 2017

Jangan Pernah Menduakan Kepercayaan..

Jangan pernah menduakan kepercayaan..

Siapa yang paling pintar mengadu domba? Dialah yang mengingkari kepercayaan..
“ Ibarat bak menginjak paku, jika kaki telah menginjak paku, kaki  yang kedua tentu tak kan mau lagi. Bahkan lebih menghindar dan waspada”. Pun demikian, jangan bermain diatas kepercayaan, karena kepercayaan sesuatu yang berharga. Bahkan sekali pun digantikan emas permata, tak kan mampu menandingi nilainya.
Kepercayaan berurusan dengan hati. Kau pasti tau bagaimana hati kan?  Hati itu rapuh. Jika detinjau dari segi fisiologi, hati itu pusat metabolisme. Maka semua yang baik ataupun yang buruk akan diolah didalamnya. Begitupun bak kata ulama “ Hati adalah raja, sedangkan anggota badan ibarat prajuritnya. Bila sang raja buruk maka akan buruk pula prajuritnya”. Begitulah keistimewaan hati. Hati akan berkuasa diatara seluk beluk jasmani dan rohani.  Jadi, jika hanya bermodal kepercayaan ketika bermain dengan hati jangan mendua diatasnya.
Kau mungkin pernah melihat negara yang ombang ambing diatas maraknya kekuasaan. Pemimpin yang tak lagi percaya kepada rakyat atau pun rakyat yang tak lagi percaya kepada pemimpin. Kau tau kenapa? Itu karena hati telah terkalahkan oleh pengkhianatan. Kepercayaan yang sedang teringkari.
Suatu hari kau mungkin bisa mengelabuhi insan bernyawa, baik dengan kata ataupun tingkah laku yang meyakinkan. Lalu, orang yang mempercayaimu hanya terdiam, mengiyakan, bahkan tersenyum. Ketika waktu yang tak diduga menunjukkan wujud aslinya, ketika masa yang tak kau hendaki menyapa, saat itulah semua kepercayaan akan hilang terhadapmu. kau mungkin tau, bagaimana sulitnya menjaga kepercayaan. Bahkan seorang teman pun akan rela mengurai air mata demi mempertahankan kepercayaan terhadap kawanannya.
Kepercayaan memang sepele. Jadi jangan dikira ketika kau telah berhasil merusaki kepercayaan, kepercayaan itu akan kembali lagi. Mungkin bisa, hanya saja butuh waktu bertahun-tahun. Mesti kau tau, ketika waktu itu, orang yang kau ingkari kepercayaannya akan tetap tersenyum kepadamu, mereka akan seperti biasa. Akan tetapi mulut dan hati tak lagi seimbang. Mulut bisa mengatakan “ya”, tetapi hati mengatakan “tidak”.
“ I will forgive, but I won`t forget and I hope you know you`ve lost my respect”
Hanya saja berpesan, ketika seseorang benar-benar mempercayaimu, jangan kau rusak kepercayaannya, jangan kau hancurkan mahkotanya. Jangan kau jadikan kepercayaan sebagai batu loncatan untuk memperoleh kemenangan pribadi. Ingat,
“Kepercayaan lebih erat simpul nya dari tali dan lebih membahayakan geriginya dari gergaji, jadi berhati-hatilah ketika bermain dengan ucap dan laku. Jangan memberanikan diri menduakan kepercayaan. Karena kau akan tau sendiri akibatnya bukan?

#FATMA ZAHRA
Padang, 3 Mai 2017



Saturday, 8 April 2017

MENCIT

Edisi kecanduan setelah lama vakum dari dunia kepenulisan..

Mungkin inilah yang saya rasa. gara-gara tugas banyak yang berhubungan dengan laptop. Sebagai wadah  penghilang bosan, menulislah pelampiasannya.  Dan akhirnya, manusia semester 6 kembali menuliskan kata-kata.. kali ini tentang “MENCIT”
Mencit. Mungkin anda sudah mengetahui tentang mencit.awalnya, saya sangat geli dengan hewan kecil berbulu lembut ini. Jika tiap kali melihat senior-senior yang penelitian memegang mencit dalam hati selalu terbesit “ih jorok banget, ih baunya, mudah-mudahan saya tidak ada mata kuliah yang berkaitan dengan mencit”.
Hari-hari berlalu..kini adalah semester 6. Salah satu mata kuliahnya adalah farmakologi. Mau tak mau, tiap pratikum saya harus berhubungan dengan hewan kecil yang satu ini. Awalnya saya hanya melihat dari jauh. Tak lama kemudian saya mendekat. Saya memperhatikannya. Mulai dari ujung kepala sampai ujung kaki. “ah ternyata dia tidak mempunyai kaki saja. Ternyata juga memiliki tangan”. Begitulah asumsi saya. mencit bisa membersihkan tubuh dengan tangannya ataupun merapikan bulu-bulu dengan lidahnya. mencit adalah hewan yang penakut. Terbukti setiap saya memandang dalam kandangnya, hanya gerombolan-gerombolan kecil yang dibuat. Jika pun ada yang berjalan sendirian itupun hanya seper-bagian saja. Tempat gelap. Itulah yang disukai mencit.
            Praktikum pertama saya, diawali dengan pengenalan mencit. Banyak yang terpekik, terkejut ataupun tak berani memegang mencit. Sebagian ada yang digigit tangannya. Dan sebagian ada juga yang mengelus-ngelus bulu lembutnya. Entah apa yang terjadi, saya yang paling takut mencit, akhirnya sajya juga yang akhirnya berani memegang mencit. Yang lama-kelamaan ketagihan memegang bulunya. Kenapa tidak, setiap diusap-usap, mencit itu selalu melihatkan kepatuhannya. Dia tidak agresif atau pun meliarkan diri sekali pun.
            Mungkin pembaca sekalian tidak mengetahui. Bahwa mencit adalah hewan coba yang sangat besar jasanya bagi kehiudupan. Kenapa tidak? Karena dari mencit obat-obat baru ditemukan. Karena mencit hewan yang siap mati demi terselamatkannya manusia-manusia penghuni alam dari berbagai macam ancaman penyakit. Yang perlu diingat “mencit tidak sejelek yang kamu pikirkan kok :)
            Nah kamu, apa pengalaman kamu tentang mencit?


#FATMA ZAHRA


Wednesday, 29 March 2017

Fakta Cowok yang Katanya Jarang Diketahui..


https://factman.wordpress.com/category/cow/

          Mm entah kenapa pas tadi lagi cerita-cerita, eh sepulang kuliahnya langsung kepikiran mau ngeblog tentang ini.  Entah ini hanya sekedar obrolan atau candaan belaka, tapi saya meyakini 75%. Masih kurang 25 % lagi ya..? Haha.. kalau itu sih lagi dipikir-pikir alias dicerna dulu , dan perlu penelitian yang lebih lanjut.. (ciee elah). Kata nya nih.. ini katanya lo, bukan kata saya..cowok ituu...

Ø  Lebih suka sama perempuan yang hampir mirip dengan pacarnya. Entah itu sifatnya, perilakunya, ataupun dari bentuk mimik wajah. Katanya sih, biar ngingatin sama pacarnya. (kalau gini bikin sakit hati juga ya, kalau ceweknya tau)
Ø  Yang kedua, jika ada kegiatan penting yang melibatkan cewek-cewek biasanya para cowok  sering berbohong. Atau sama sekali tak mengasih tau pacarnya. Kecuali dalam hal mendesak. Jika mereka tau pacarnya akan sakit hati atau apalah, baru segera mengasih tau. Kalau masih bisa disembunyiin, pasti disembunyiin juga. Kata nya sih, itu hal yang wajar. (Haha wajar darimana? jika saya diposisi itu, pasti cemburu terusJ, maklum saja lah yaJ)
Ø  Ini dalam hal jejaring sosial, para cowok hanya akan mem-follow orang yang dikenal dan di”sukai”. Kecuali jika orang itu berdampak buruk baginya. Menurut katanya nih, orang yang mem-follow semua orang atau hanya para cewek itu adalah seorang cowok playboy. (jadi para cewek hati-hati ajaJ)
Ø  Teman dekat mantan, adalah juru kunci keberadaan mantan. Entah mengapa mereka berkata seperti itu (Haha saya lagi berfikir juga). Tapi katanya itu lah kenyataannya.
Ø  Didepan cewek lain mungkin saja cowok marah-marah karena hal sepele. Tapi kalau udah nyangkut dengan pacarnya, pasti marahnya dapat diredam. Mungkin anda juga pernah mendengar tentang cowok egois. Ketika ditanya apakah dia seperti itu sama pacarnya, jawabannya hanya ini “Mana mungkin lah saya marah-marah sama dia, jika dia nangis atau ngambek, ntar saya lagi yang susah ngebujuknya” ( ternyata ada juga kelemahannya)

Sumber: cerita tadi pagi
Rabu, 29-03-2017

Thursday, 16 March 2017

Karena Gosip itu Membakar, Bukan mendinginkan.


Karena gosip itu membakar, bukan mendinginkan.

“ aku kemaren liat dia begini..terus begitu..terus bla bla bla bla bla...(panjang lagi sambungannya)”

Emang apa untung ruginya bagi anda?  
Toh dia yang diceritain juga ngak akan ngeh.

Sering kali saya mendengar ucapan para teman tentang “gosip tetangga sebelah” siapa lagi coba kalau bukan orang yang tidak disukai. Jika para cewek sudah mulai merapat, kemudian mulai membuka mulut satu persatu,ujung-ujungnya adalah gosip. Didalamnya, semua cerita akan terkelupas habis dari akar hingga pucuknya. Memang, begitulah hobi para cewek,meski tak seluruhnya begitu.
Yang parahnya, kesalahan yang nampak hanya kesalahan orang lain. Sedang dia? Jangan tanya. Jika untuk menceritakan orang mau berlomba habis-habisan suara. Mau berdebat ataupun pukul meja demi diterimanya pendapat. Lalu dengan bangga nya memuji diri sendiri seperti tak ada salah. Seolah diri yang paling bersih, suci atau apalah sebagainya. Kalian pikir itu penting bagi yang mendengar? Toh orang yang kalian ceritakan, orang yang telah kalian makan bangkainya juga tidak akan ngeh. ditambah lagi kalian menanyakan pendapat tentang wacana yang telah kalian susun sedemikian rupa. Lalu kami pendengar harus menjawab apa? Coba pikirkan, sedang kami tak ada masalah dengan orang yang kalian ceritakan. Hubungan kami baik-baik saja, tak ada Talantuang dek ka naik ataupun tasingguang dek ka turun”
Lalu bagaimana jika kalian menanyakan pendapat kepada kami. Apa kami harus menjawab dengan jujur “ Bahwa yang kalian lakukan itu hanya akan mempermalukan diri kalian sendiri dihadapan kami “ atau “kembali menabur minyak  pada wacana yang kalian  hidupkan agar asap semakin menyebar?” atau kami hanya “meng-iyakan-nya?”
Ketahuilah wahai sahabat, karena pada waktu itu kami sedang berada dalam dilema. Memilih antara meninggalkan atau masih berada dilingkaran perkumpulan. Kami masih menghormati kalian. Kami masih menganggap kalian sahabat. Yang kalian ceritakan tak lain adalah juga sahabat kami. Sahabat dimana kami sering bertatap muka atau pun berdiskusi tentang materi perkulihan. Kenapa harus kalian yang menilai? Lalu menceritakan kepada kami, toh kami juga tahu dengan sifatnya. Juga tahu dengan kepribadiannya. Dan kami rasa kami lebih dekat dibanding kalian. Kenapa kalian hanya bisa mengadili dia? Sedang kalian memenangkan diri sendiri dalam wacana itu.
Coba renungkan!!!!



#Fatma Zahra

Friday, 30 September 2016

Kita, Dua Insan Yang Mengudara Diatas Jarak


Kita. Bukan aku, tentu saja yang ku maksud adalah kau dan aku .
Kita adalah gumpalan merah yang dilahirkan atas kehendak  sang penguasa
Kita adalah sepasang wajah  yang masih polos yang lebih kepada Kepolos-polosan
Kita adalah insan yang dibodohkan oleh jarak,
Kita yang  masih bertahan walau hanya bermodalkan kepercayaan
“Mengapa kau masih tetap mempertahankannya, sedangkan ada yang lebih darinya?”
Ujar jelata-jelata perebah kekokohan sendi-sendi
“Kita, tentu saja aku dan dia adalah janji. Janji untuk saling menjaga, dan setia dalam jarak”
Kita adalah ikrar, yang hanya disaksikan kau dan aku. Jika teringkari, takkan ada yang berkomentar. Meski ombak mematahkan nyiur-nyiur, tak kan ada yang menegakkan.
Kita adalah kesunyian yang bernaung diatas jarak, hanya komunikasilah penyelamat.
Karena kita, tak akan mendarat diderasnya ombak, Namun  mengudara bersama diatas puncaknya menara.
Bersabarlah,  Karena kita akan tetap menjadi kita selama kita mampu mempertahankannya
Bertahanlah dalam jarak!
Karena jarak tak akan memisahkan kita, namun menyatukan kau dan aku…
Kita, tentu saja sosok manusia yang harus berani mengalahkan rindu.
Karena impian menantikan langkah untuk sampai di titik finish.
Kita dan kehidupan setelahnya akan lebih berat. Tantangan akan semakin besar.
Berusahanlah  menggapai asa! Bukan kau saja, tapi kita.
Kita akan mengarungi samudera bersama dari berbagai ufuk.
Bukankah cita-citamu mengelilingi berbagai Negara bersamaku ?
Bersabarlah untuk beberapa tahun lagi.
Kau harus berjuang menggapai mimpimu, demi kita.
Kau harus bersemangat. Ya, tentu saja demi kita.
Maukah kau melakukan itu?
Bukan kau saja, tapi kita..
By: Fatma Zahra
Padang, Jum`at, 29 September 2016
*This article was made on impulse BerBer who wants me to blogging*

*Keep Spirit My BerBer*

Friday, 19 August 2016

Alahan Panjang, Negeri Tempat Ku Dibesarkan dan Danau Kembar Saksi Bisu Keberadaaan Ku

Alahan Panjang, Negeri Tempat Ku Dibesarkan
dan Danau Kembar Saksi Bisu Keberadaaan Ku

         
Gamb.Penampakan Alahan Panjang
  
Alahan panjang, mungkin banyak orang yang mendengar kata ini. Ya ini adalah salah satu negeri  di Kecematan Lembah Gumanti, tepat dimana Aku lahir  dan dibesarkan. Alahan Panjang adalah salah satu dari empat negeri yang berada dikecematan Lembah Gumanti  yang  luasnya sekitar 88,76 km2.  Secara keseluruhan Alahan Panjang dikelilingi oleh bukit-bukit yang yang keasriannya mulai terganggu saat sekarang ini. Mulai dari penebangan hutan , pembakaran hutan serta pembukaan lahan untuk wilayah pertanian. Memang, mayoritas penduduk Alahan Panjang ini adalah petani, meskipun ada yang pegawai namun  itu hanya beberapa.
            Pertanian di Alahan Panjang memang mendominasi, namun nasib mereka bukanlah seperti apa yang difikirkan oleh masyarakat umumnya. tahun ini , 2016 banyak petani-petani sukses Alahan Panjang yang mulai menampakkan wajudnya. Di akun social, aku pun bertindak sebagai pengamat, banyak penduduk Alahan  Panjang yang menulis dijaringan sosialnya dengan kata-kata yang berisi bangga jadi anak petani.
1.      “ bangga jadi anak petani”
2.      “awak iyo petani nyo diak, tapi walaupun baitu, hiduik wak makmur”( aku memang petani, tapi walaupun begitu hidupku makmur
Saat ini Aku hidup didesa yang mulai berkembang, yang pikiran masyarakatnya mulai maju dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Akan tetapi sayang, minat pribuminya masih banyak yang mementingkan keinginan orang tua untuk menjadi seorang petani, bahkan yang bahayanya, anak  yang kewajibannya menempuh pendidikan malah memilih sebagai petani, memang, di Alahan Panjang petani adalah salah satu profesi yang menjanjikan. Namun itu seketika, hanya saat hasil panen dan harga yang menggiurkan, namun jika telah murah sebagian besar masyarakatnya akan mengeluh.
“yo sabana murah sadue galeh kini, tomat murah, bawang murah, jo a lah ka manyambuang hiuik ley go” (semua bahan jual murah, tomat murah, bawang murah, dengan apa akan menyambung hidup lagi)
Mungkin itu adalah segelintir kecil  keluhan dari masyarakat. Dan memang kedua tanaman diatas adalah tumbuhan mayoritas dinegeriku.
Di Alahan Panjang, hidup tak lah sesulit dinegeri orang.  Bersyukurlah Aku tumbuh dan dibesarkan dinegeri ini. Aku tak menemui orang yang mati kelaparan disini, aku hanya menemui prinsip masyarakat negeri alahan panjang yag masih dipegang teguh penduduk pribuminya.
“Selama raga masih mau bekerja, kau tak akan kelaparan”
Memang, sifat kemurah hatian sesama penghuni Alahan Panjang saat ini masih terjaga. Jika kita tak memiliki bawang untuk memasak, akan ada tetangga yang akan memberi, begitupun sebaliknya.
            “Ni, yo banyak panen kini yo ni, mintak bawang  gak 2 incek ni?” (ni, sekarang banyak panen ya, minta bawang 2 buah ni?)
            Sambil bercakap , lalu si uni pun akan memberi bawang, jumlahnya bukanlah 2 buah , namun biasa nya melebihi dari itu, seperti itu lah masyarakatku dengan sesamanya.
       


Gamb. Villa Danau Diatas
     Selain itu, negeriku terkenal dengan  tempat pariwisatanya, sebut saja danau diatas dan danau dibawah. 
Danau di Atas dan Danau Di Bawah adalah 2  buah danau yang berdekatan. Karena kedekatan dan keunikannya danau ini sering disebut sebagai danau kembar  jika ada pengunjung dari  Padang menuju kesini maka mereka akan berada diantara kedua danau tersebut. Bila melihat ke sebelah Kanan akan terlihat  Danau Di Atas dan jika melihat kesebelah kiri akan terlihat Danau di Bawah. Dan ini merupakan pusat objek wisata dikampungku. Nah, begini nih ceritanya.


Gamb. Danau Dibawah

“ Di zaman dahulu kala ada seorang niniak (Orang yang Sudah Tua) yang bernama Niniak Gadang Bahan yang kerjanya adalah Maarik kayu (membuat papan atau tonggak). Niniak ini sangatlah  unik,kenapa? Karena  badannya besar tinggi dan bahannya sebesar Nyiru. Bahan yang dimaksud di sini adalah beliungnya atau kampak (alat untuk menebang kayu dan membuat papan). Nyiru adalah tempat menempis beras. Setiap berangkat ke hutan niniak ini tidak lupa membawa beliungnya. Niniak ini makannya hanya sekali seminggu, tapi sekali makan 1 gantang. Untuk mendapatkan kayu atau papan yang bagus dia harus naik bukit atau hutan. Setelah beberapa hari dalam hutan dia akan pulang dengan membawa beberapa helai papan atau tonggak yang telah jadi dan membawa ke pasar untuk di jual. Dari hasil penjualan papan atau tonggak inilah dia menghidupkan keluarganya.
Pada suatu hari ketika niniak ini berangkat ke hutan, di tengah hutan tempat yang biasa dilewati, jalannya tertutup. Niniak ini kaget, kenapa ada makhluk yang menghambat jalannya. Makhluk ini sangatlah  besar sehingga menutup pemandangannya. Niniak berusaha  mengusirnya tapi makhluk ini tidak bergeming, malah  menyerang balik . Ternyata makhluk ini adalah seekor ular naga yang besar. Tidak bisa disangkal lagi darah pituah niniak moyang langsung mengalir ke seluruh tubuh niniak, katanya:
“lawan pantang dicari, basuo pantang dielakkan” (Lawan tidak di cari, kalau bertemu pantang mengelak)
Sehingga dengan adanya ini terjadilah perkelahian antara naga dan niniak gadang bahan. Naga melakukan penyerangan, Niniak Gadang Bahan tidak tinggal diam. Seluruh kemampuan yang dimiliki oleh niniak gadang Bahan di keluarkan. Beliung yang berada di tangan Niniak gadang Bahan bereaksi, dan memang Niniak Gadang Bahan sangat ahli memainkannya, tentu jurus-jurus silat yang sudah mendarah daging  tak lupa dikeluarkan. Akhirnya Naga betekuk lutut dan menyerah. Naga kehabisan darah karena sabetan beliaung Niniak Gadang Bahan. Kepala Naga Nyaris putus, darah mengalir dengan deras. Angku Niniak Gadang Bahan menarik naga  dan melempar dengan sekuat tenaga hingga sampai ke sebuah lembah.
Setelah berlangsung beberapa lama Angku Niniak Gadang Bahan mendatangi lembah tempat naga dilemparkan. Ternyata Niniak Gadang Bahan kaget, naga tersebut ternyata tidak mati, dia malah melambangkan badannya dengan posisi membentuk angka delapan, darah dari kepala ular tetap mengalir sehingga memerahkan daerah tersebut. Sehingga daerah ini menjadi tempat kunjungan yang manarik bagi Angku, dan juga orang-orang yang ada di sekitar itu. Tapi apa yang terjadi, lama-lama badan ular ini mulai tertimbun oleh tanah, dan diantara dua lingkaran ular itu tergenanglah air yang membentuk dua danau kecil. Lama kelamaan danau ini terus semakin besar, sehingga terbentuklah dua buah danau yang besar dan indah.
Kejadian inilah yang melatar belakangi terjadinya peristiwa tersebut. Sehingga dari dua danau tersebut dikenal juga dua nama daerah. Pertama adalah Lembah Gumanti, yang berasal dari kata “lembah nago nan mati” yaitu sekarang menjadi nama Kecamatan dari tempat kedua Danau ini dan tentu saja tempat Aku tinggal. Dan sebagian ada juga yang mengartikan “Lembah Nago nan Sakti”.
 Yang kedua adalah sebuah daerah yang bernama “Aia Sirah” (Air Merah). Di daerah ini terkenal dengan airnya yang merah. Konon ceritanya,  penyebab dari air di daerah itu merah adalah darah yang terus keluar dari kepala naga, karena sampai sekarang Naga tersebut masih hidup dan masih mengeluarkan darah. Ditambah lagi cerita antara Angku Niniak Gadang Bahan dan Naga pernah terjadi dialog, dan menghasilkan sebuah perjanjian yang berisi:
“ Satu kali setahun harus ada yang menjadi tumbal di danau ini”
 Dan ini menjadi kebenaran oleh penduduk setempat, bila dalam satu waktu tertentu bila ada yang tenggelam di Danau ini, mereka kembali mengangkat legenda ini. Dan memang yang merasa anak cucu keturunan Angku Gadang Bahan merasa yakin bila mengharungi danau ini.
Itulah sekilas mengenai negeriku dan danau kembar yang menjadi saksi bisu aku  dilahirkan hingga mampu berlari diatas bumi gumanti.

By: Fatma Zahra
Alahan Panjang, Jum`at, 19 Agustus 2016
kunjungi juga: fzahra97.blogspot.com

Tuesday, 16 August 2016

AKU LEBIH SUKA MENJADI DIA…

AKU LEBIH SUKA MENJADI DIA…

Udah lama ngak ngeblog kangen juga jadinya..meski hanya menulis kata-kata yang tak terlalu penting..jika pikiran sedang kosong, ya beginilah jadinya..
Fenomena aku lebih  suka menjadi dia terinspirasi dari beberapa pengalaman yang dijumpai..Ya..ada yang bilang bahwa hidup di kehidupan si A pasti akan menyenangkan, dia pintar, hebat, terkenal, dan apa-apa dialah segalanya. Sedangkan disisi lain, ada si A yang yang bilang jika seandainya aku menjadi si B pasti aku akan senang. Dia hidup sederhana, rukun, dan kelihatannya bahagia dengan apa yang dipunya. Sedangkan aku?
Dari fenomena ini diketahui bahwa si A ingin menjadi si B, sedangkan si B dengan lantangnya ingin menjadi si A. Si A tidak mengetahui apa sebenarnya yang telah dialami si B, begitu juga dengan si B. sehingga  terlihat bahwa si A ingin memainkan peran sebagai si B, begitu juga sebaliknya.
Hati manusia siapa yang tahu, si A dengan kelebihan yang dimiliki, mungkin hanya terlihat bahagia dengan apa yang nampak dari luar. Sedangkan didalam, mungkin saja dia tertekan, depresi, atau ada rasa yang membuat nya bosan dalam menjalani kehidupan. Si B mungkin saja tidak mengetahui apa yang telah dikorbankan si A untuk mencapai keinginanannya. Mungkin saja waktu, tenaga, ataupun pengorbanan yang tiada terkira telah dicurahkan. Sedangkan si A yang melihat si B dengan kehidupan yang bahagia namun sederhana, ingin juga menjadi sepertinya. Hidup tanpa beban dan bebas dengan apa yang diinginkan,  Sehigga si A pun berpikir bahwa jika aku menjadi Si B, pasti aku akan bahagia.
Dari fenomena singkat ini diketahui bahwa masih banyak diantara kita yang menginginkan seperti itu, bahkan terkadang saya juga sempat memikirkannya. Kehidupan orang lain lebih indah dari apa yang pernah saya alami. Namun dibalik semua itu , yang perlu disadari adalah setiap insan yang bernyawa telah ditetapkan kadarnya masing-masing. Sedih, tidak akan selamanya menyelimuti, begitu juga dengan bahagia, tak selamanya akan menemani, namun yang terpanting di balik  semua  itu adalah bagaimana cara kita mensyukuri dari apa yang telah dikaruniakan. Karena hidup didunia tidaklah semulus perputaran siang dan malam, pasti selalu saja ada gangguan yang akan menghampiri.
Jika dulu kau bangga dengan harta yang kau punya, dan semua orang dianggap lemah, bisa saja sekarang kau yang akan mengalami seperti itu. kalau tidak, ngapain orang sering menyebut “roda kehidupan selalu berputar”. Karena jika kau dibawah, kau tak akan selamanya dibawah, begitu juga, jika kau diatas, kau tak akan selamanya diatas. Selalu akan ada kau temui hal-hal yang tak kau sukai jika hidup didunia ini. Berbanggalah, ketika masih sempat menikmati nikmatnya dunia, dan janganlah berputus asa kala kehidupan jauh dari yang kau harapkan. Karena hidup tak akan semudah membalikkan telapak tangan kawan, tanpa kau mau berusaha dan tulus melakukannya.
“Berfikirlah, karena kau adalah kau, dan dia adalah dia, jadi tak akan mungkin kau tertukar menjadi dia , begitupun dia tak akan mungkin tertukar menjadi kau, kecuali jika kau mau mengubah takdirmu menjadi lebih baik. Karena perubahan ada ditanganmu. Berbenahlah menjadi labih baik, meski tak sepenuhnya, setidaknya kau telah mencoba, meski kau gagal mengubahnya, setidaknya kau telah berusaha menjadi insan yang lebih baik.”

By: Fatma Zahra
Alahan panjang, Selasa, 16 agustus 2016
Kunjungi juga:
fzahra97.blogspot.com