Thursday, 21 May 2015

KBM (Kemah Bakti Mahasiswa) Part 1

       Kemah Bakti Mahasiswa yang biasa disingkat dengan KBM merupakan ajang yang paling menakutkan dikampus Ku, mengapa tidak ? saat mendengar kata KBM saja semuanya udah gemetaran.
A: “ Eh tem, bentar lagi KBM kan, Aku takut kali nih..”
B: “ Ngapain harus takut?”
A: “ Ini loo.. kata senior yang se-kosant denganku,  pas KBM kita akan disiksa oleh para alumni dan senior yang lainnya.”
B: “ Mm.. emangnya waktu KBM para alumni datang?”
A: “ Katanya sih gitu”
B: “ Ya tenang ajalah, ngapain harus takut”
A: “ Mm berani kali kamu mah”
B: “ Ya..kita cuma ngikutin perintahnya aja, gampangkan, lagian waktu 3 hari juga sebentar”
A: “ Lah..itu kan kata kamu.”
B: “ Ya, tenang sajalah”

           Percakapan tersebut adalah percakapan yang sering saya dengar  menjelang detik-detik KBM. Yang satu ketakutan sedang yang lain menguatkan.

Seminggu menjelang KBM, para mahasiswa baru angkatan 14 kelihatan sangat sibuk. Rapat-rapat mengenai KBM pun hampir setiap hari dilakukan. Tapi ada saja yang tidak datang. Hal itu tentu saja menimbulkan kemarahan senior yang  berulangkali masuk memantau keadaan kami.
Senior : “ Sekarang apakah kalian hadir semua?”
Junior : (Hanya diam)
Senior : “ Hei, sekarang apakah kalian hadir semua?”
Junior : (Hanya diam)
Senior :” Hei, kalian dengar ngak, ditanya jawab dong, jangan hanya nunduk. Hei ! kalian dengar ngak?”
Junior :”Dengar bang” (dengan nada takut)
Senior :” Kemana teman kalian? “
Junior : “ Ngak tau bang.”
Senior : (dengan nada tegas) “ Katanya kalian kompak, masa teman sendiri ngak tau, dimana kekompakkan kalian”

Jika sudah seperti itu para  junior akan  sibuk mengecek masing-masing temannya yang ngak hadir, “ Hei, siapa sih yang ngak hadir?” pertanyaan itu pun akan muncul . sebagian hanya geleng-geleng kepala karena memang tidak tau.

Setelah pengecekan dari senior, rapatpun dimulai. Dalam rapat dibahas mengenai pembagian kelompok, alat yang akan dibawa, penampilan bakat kelompok, penampilan bakat dari angkatan 14,  baju untuk kekompakan dan hal-hal yang berkaitan dengan itu.  Rapatpun tak selesai dalam waktu beberapa jam, sehingga harus memakan beberapa hari.

Pada hari ke-3 menjelang keberangkatan, setelah pulang kuliah para junior sibuk untuk membincangkan mengenai penampilan angkatan. Karena waktu yang mepet, akhirnya diputuskan, penampilannya hanya sebuah lagu yang berjudul “SEMUA KARENA CINTA” diikuti dengan  pemberian bunga kepada para senior dan alumni.

Karena masih banyak jam yang kosong, maka diputuskan juga untuk membagi sesuai dengan profinsi masing-masing, yang mana setiap profinsi akan menampilkan kebudayaannya. Dari pembagian maka diputuskanlah menjadi 5 profinsi, yaitu Sumatera Barat, Jambi, Bengkulu, Riau, sedang Sumatra Selatan, Jawa, Kepri dan Samarinda bergabung karena jumlah yang sedikit. Setelah pembagian, setiap profinsipun bertanggung jawab atas penampilan bakat dari kelompoknya.

Kamis  siang, selesai kuliah kami dikumpulkan dihalaman, disana dengan duduk bersila serta bersimpuh kamipun siap menjawab pertanyaan dari senior.
Senior :” Gimana persiapan kalian, apakah kalian sudah siap untuk berangkat besok?”
Junior :”(dengan serentak) siap”
Senior : (dengan nada membentak)”siap?”
Junior :”siap”
Seperti biasa , saat  dihalaman, kami pun harus menghapal satu persatu dari nama teman kami, bagi yang tidak dapat akan disuruh berdiri.
Senior :” Hei kamu?”
Junior : (hanya menunduk)
Senior :” Teman sendiri masa ngak tau?, disini bukan hanya ilmu yang kalian  kejar, tetapi juga kekompakan, siapa nama temanmu itu? Sama teman seangkatan saja kalian tidak kenal,  bagaimana dengan dengan kami?”
Itu adalah kata lumrah yang sering kami dengar saat berbaris dilapangan.

Jam 4 kami dan para senior berkumpul diaula. Mereka menyuruh untuk mengumpulkan  semua perlengkapan kbm hingga batas waktu jam setengah 7 malam. Dengan sibuk dan gesitnya semua para junior berlari mengambil perlengkapan kelompok masing-masing, mulai dari bahan makanan, kompor, galon, tikar, kain sarung, kayu bakar, senter, alat masak, serta yang lainnya.

Waktu pun menunjukkan jam setengah 9 malam, kami pun mulai berbaris kembali dihalaman. Bagi yang tidak memakai nametag, akan disuruh maju kedepan. Sebagai hukumannya, besok mereka harus membawa nametag sebanyak 5 buah. Sebelum pulang, masing-masing kelompok harus menemui kakak tendanya terlebih dahulu. Saya dan teman saya waktu itu masuk kelompok 3. Saat mencari kakak tenda ternyata kami salah orang. Setelah selesai berdebat dan dia tidak mau mengakui, akhirnya dia menunjukkan kepada kami kakak tenda kami yang sebenarnya. Kesalahan kami ini disebabkan karena nama aslinya tidak sesuai dengan nama kerennya..(hah..ternyata benar, kami memang salah orang).

Sebelum pulang kami pun merundingkan untuk berkumpul malam hari dirumah salah satu teman saya. Jam 22.30 saya pergi kerumahnya dijemput salah seorang teman saya. Disana kami memasak makanan untuk esok pagi. Setelah selesai, kamipun pulang dan istirahat serta mempersiapkan diri untuk esok pagi.

Bersambung…
nantikan kelanjutannya di KBM (Kemah Bakti Mahasiswa) Part 1







Friday, 10 April 2015

"Terangilah"

tatapan indahnya mata dirimu
 remukkan jantung ini
 karna dirimu biaskan cahaya
 cinta yang tinggi
terkapar peluk ku sedih
 karna kau tinggalkan aku lagi
 ku tanya malam, ku tanya bintang
 kapankah kau datang
engkau tak pernah merasa aku terluka
 tak merasa aku kecewa
 sekejap saja engkau berubah
 berakhirlah semua
kau mulai tinggikan aku di hadapanmu
 jatuhkan aku di belakangku
 kenakan aku, lukai aku
 bunuh cintaku
oh terangilah jasad yang tak berdaya
 dan kirimkanlah aku cinta yang sempurna
 kemanakah untuk aku mencari
 arti cinta sejati di putaran bumi
back from *
terangilah jasad yang tak berdaya
 dan kirimkanlah aku cinta yang sempurna
 kemanakah untuk aku mencari
 arti cinta sejati di putaran bumi
terangilah jasad yang tak berdaya
 dan kirimkanlah aku cinta yang sempurna
 kemanakah untuk aku mencari
 arti cinta sejati di putaran bumi
kemanakah untuk aku mencari
 arti cinta sejati di putaran bumi

Sunday, 15 March 2015

MY Words




TETAPLAH BERSAMAKU


Lantaipun berguman risih..
Saat kata sedih duduk indah dipangkuannya..
buku-buku yang tak sempat bicara hanya menatap ria seolah acuh dengan keadaan..
pena-pena masih tergelentang berharap ada seseorang yang mengambilnya..
Sedang charger terus tersenyum melihat tangan-tangan mulus memetiknya.
kau memang bermanfaat.. Sangat..
tapi karena kau membuat ku lalai..
hingga waktuku habis bersamamu..
bersama handphone yang aku pegang saat ini. bersama jaringan sosial yang membawa entah kemana..
l antaipun semakin menangis melihat aku hanya duduk ria dipangkuannya.
sedangkan tugas dan buku- buku cantik menginkan aku memeluknya dengan begitu mesranya..
bersabarlah..
karena sebentar lagi aku akan bersamamu..
mengukir aksara-aksara indah dan menjadikannya sebuah puisi yang utuh yang menggambarkan betapa aku menyayangi mu..
kau penunjuk jalan yang begitu indah..
jangan biarkan aku tersesat dan melupakanmu segitu dalamnya..
tetaplah dalam sanubariku..
mengikuti langkah masa depan kita..
semoga berakhir indah dipenantian..
tugasku..
aku membutuhkanmu..
membelaiku hingga aku benar-benar sadar akan perjuangan..






RINDUKU SELALU BERSAMAMU


Aku mulai menabung rindu saat perpisahan itu menghampiri..dan menguburnya dalam hingga tak seorangpun mampu mengali..kini tabungan itu telah membeku..bahkan telah berubah menjadi fosil..sehingga para detektif bertanya " mampukah kau bertahan sekuat itu?" Dengan PeDe nya fosil  menjawab" mampu, selama aku tidak disia-siakan aku akan terus bertahan, meski badai merusak indra ku , hujan deras menggenangi tubuhku,  dan terik matahari membakar ragaku , aku akan tetap menjadi fosil yang dia idolakan hingga wujud ku lebur dimakan perasaan"

Tuesday, 3 March 2015

Mimpi Gigi Tanggal


Panasnya siang masih terasa. Kantuk pun masih tetap bertarung dengan mata..tepat jam setengah 3 siang disore selasa akupun terbangun. Gigiku terasa ngilu..serasa ada yang kurang..ku coba lihat gigi atasku masih utuh..atau jangan- jangan..?? Aku tersadar ternyata aku hanya mimpi..mimpi seakan membuatku takut..

"Dalam mimpi serasa hari sabtu..aku pun sedang bermain dirumah nimet sambil melihat kejalan, maklum karena rumahnya berlantai dua jadi aku harus menatap kebawah sambil mengamati orang yang berlaku lalang.tak lama kemudian datang ibunya yang sedang membawa satu karung yang isinya buah salak yang telah dibuka dengan buah siam. Kerana aku disana sebungkus salak yang telah dimasukkan kedalam kantong plastik pun dibawa kedalam kamar. Aku hanya menatap penuh heran.dalam pikiran ku tumben seperti ini.
Tak lama aku sedang berbincang-bincang dengan "papa"ku sambil duduk diatas gondokan karung. Tak lama pindah keatas motor salah satu sepupuku dan aku hampir merebahkannya. Dalam cerita itu aku mengatakan bahwa aku sakit.
Ditempat lain, disebelah rumah nimet, pemandangan lain ditemukan, rumah yang biasa nya dihiasi bunga sekarang tak lagi. Ternyata bunga yang dimaksud lagi terkurung dalam rumahnya. Dan jumlahnya pun sedikit. Berbeda dengan kenyataan yang biasa aku temui.
Tak beberapa lama, akupun langsung mencari "ureh" disana aku hanya menemukan satu jenis saja. Sedangkan yang lain tidak .ada niat untuk
meminta ke tetangga disebelah rumah, namun karena dilarang, akhirnya niatku pun batal.
Setelah itu akupun kembali ketempat perkumpulan. Disana telah ada orang tua nimet, dino , aku, nenen dan anaknya. Disana aku melihat kucing yang mati dengan sendirinya lalu temannya pun menguburkan pas tepat dimana aku duduk sekarang. Aku hanya melihatnya sambil menggoyangkan gigi kiri sebelah atas. Gigi yang dalam mimpi itu telah berlubang..tak lama akhirnya gigi itupun tanggal..akupun merasa ngilu. Dan tak lama kemudian aku terbangun, dan ternyata aku hanya mimpi."


alam mata yang mulai terbuka,  gigiku masih terasa ngilu. Aku berfikir pertanda apakah itu? Atau ada sesuatu yang buruk  akan terjadi? Atau jangan-jangan??  Ah..kata orang kalau ada mimpi gigi tanggal akan ada orang dekat yang akan meninggal..benarkah itu?? Aku semakin bertanya-tanya. Wallahualam..sesungguhnya hanya Allah yang tahu..yang pengetahuan lebih dari siapapun.

Saturday, 14 February 2015

What Happen In February 2015...?

          Sore pun mulai menghampiri..Jam menunjukkan 17.20..disela-sela dedaunan yang tersusun rapi cahaya pun merambat mengenai mobil yang saya tumpangi..hari ini adalah hari rabu, seperti  biasa saya mulai pergi dari kampung menuju kota yang ramai  penduduk itu..karena besok, hari kamis saya akan masuk kualiah.. Besok adalah hari pertama saya memulai semester 2.. Saya masih diliputi rasa penasaran bagaimana nilai ku di semester 1. Saya sangat berharap semoga tidak mengecewakan..
          Wah..ternyata sudah lama saya berada diatas mobil ini,peluh pun mulai keluar, mungkin karena saya biasa didesa yang udara nya dingin. Di udara yang sejuk disitulah saya berada kemaren.. Tapi sekarang saya akan memasuki tempat yang begitu berbeda dengan tempat biasa...
          Sungguh aneh memang..ketika saya mau pergi hati merasa tak tenang..serasa ada yang kurang..saat saya melihat wajah kedua orang tua perasaan pun berubah menjadi sedih.. Entah takut pergi, entah cemas..., entah tak ada yang membantu nya saat saya pergi..tapi entahlah..mungkin hanya tuhan yang tahu..
          Secara perlahan saya melangkahkan kaki ..dengan langkah terburu-buru akhirnya saya sampai ditempat yang saya tuju.. Jujur ., sebenarnya saya takut jika sampai ke tempat kost kemalaman.. Mama saya pun melarang jika saya pergi terlalu sore.. Tapi mungkin inilah yang harus saya tempuh sekarang
          sayapun mulai memasuki wilayah padang..hari ini udara disini begitu dingin. Kota yang begitu indah dihiasi oleh kabut asap yang tebal nya lumayan.. Jalan-jalanpun menjadi kabur.. Mobil yang laju nya cepat sekarang menjadi lambat..
          Ah.. Saya bosan jika harus berlama-lama..kepala pun mulai memberontak karena pusing nya..tapi saya harus tahan.. Mungkin sekitar 1.5 jam lagi sampai..
          Disela-sela perjalanan saya mengingat seseorang yang selama seminggu ini hadir dalam mimpi saya.. Wajahnya seakan membuat saya merindukannya.. Dia..dia..kenapa hadir dalam mimpiku..padahal dari semalaman saya tak ada mengingatnya..tapi bayangan nya itu selalu saja menghampiri.. Dimimpi..kami melihat dua ekor binatang yang saling berkelahi di atas langit yang begitu bening..kami pun mengejarnya..meski kami melihat nya di dua tempat yang berbeda..kami pun saling bertanya. " kenapa dua ekor binatang ini saling bertengkar???" Semoga saja tak terjadi apa-apa..ya saya berharap juga begitu...
          Jam 19.30 saya pun sampai dikost. Di tempat dimana saya harus berpisah dengan kedua orang tua. Saat saya baru nyampai, aku terkejut, ternyata ada tiga orang yang berada di kost ini. Salah seorang mereka lagi shalat. Dalam hati saya bertanya. "siapa ya yang lagi shalat ini?" Dengan tercengang akhirnya saya meneruskan langkah untuk masuk. Ternyata tak saya sangka teman saya yang jarang shalat ini ternyata telah rajin shalat daripada saya. Saya salut melihatnya.
                                                                 ###

          Kamis, 12 februari 2015 adalah minggu kedua kami kuliah.. Karena hanya satu mata kuliah waktu itu, teman saya mengajak saya pergi ke UNAND. Sebuah universitas negeri yang dulunya saya pernah mendaftar disana namun tidak diterima. Saya menyadari mungkin disana bukanlah tempat terbaik bagi saya. Tanpa pikir panjang akhirnya saya menyetujui ajakannya tersebut berhubung saya juga ada keperluan menjemput charger laptop yang dibawakan teman saya.
          Sesampainya disana, saya diperkenalkan dengan salah satu murid nmc. Sebut saja namanya ila. Dia adalah salah seorang siswa semester 6 pendidikan matematika di STAIN Bukit Tinggi. Dia orang nya cukup ramah dan menyenangkan.  Tak lama kemudian datang seorang yang pakai motor besar dengan kacaa hitam yang menutup mata nya. Saya pun berkenalan dengannya. Dia adalah salah seorang pembicara nasional dalam berbagai seminar-seminar dan juga sebagai ahli konsultasi kanker. Orang yang saya pikir cuek ternyata bukanlah seperti itu. Terbukti saat saya berada dirumahnya dia malah mentertawakan bahasa saya. Dia bilang bahasa ditempat saya aneh. Tapi saya fikir biasa aja. Setelah berkenalan dia pun menancap gas sepeda motornya. Kata nya dia mau mengikuti seminar anti korupsi yang diadakan du salah satu gedung di UNAND .
          Kini hanya saya dan kak ila yang tinggal. Saya pun akhirnya membantunya menyebarkan brosur ke mahasiwa-mahasiswa unand. Tak lama teman saya datang membawakan charger laptop dengan senang hati saya menerima nya. Dengan penuh harap akhirnya brosur pun kami serahkan kepadanya dan memintanya untuk membagikan ke teman sekelasnya.
          Jam sudah menunjukkan setengah 5. Kami pun segera beranjak dari UNAND menuju parak laweh, salah satu kota kecil yang berada dibelakang UPI YPTK Padang. Setibanya disana kami beristirahat sebentar. Keluarga disana sangat akur bahkan lebih akur dibanding keluarga saya. Terkadang saya iri melihatnya. Walau dengan rumah yang sederhana tapi ketentraman disana cukup terasa.
          Hari semakin senja. Jam  hampir menunjukkan angka 7. Setelah selesai shalat magrib, kami pun menuju lapangan iman bonjol. Karena malam itu akan adalah kelas bagi siswa nmc. Dengan boncengan tiga dan menyelip dilampu merah serta melewati jalan yang kecil akhirnya kamipun sampai. Ternyata kami adalah orang yang pertama tiba. Tak selang beberapa menit, akhirnya hampir semua dari anggotanya  tiba. Karena saya baru kali ini dan pertama kali kesini saya keras canggung. Tetapi untung saya semua siswa nmc itu ramah tamah dan baik. Tanpa saya memperkenalkan diri terhadapnya, mereka telah memperkenalkan diri kepada saya terlebih dahulu. Ternyata saya baru tahu, siswa nmc ini terdiri dari berbagai kalangan. Mulai dari mahasiswa ( seperti unp, stifi, iain) , siswa SMA, gharin mesjid, dosen, pengusaha, penjual nasi dan sebagainya.  Dengan hikmat mereka menyaksikan dan mencatat apa yang disampaikan oleh pembicara. Terkadang ada pula sendaan dan gurauan menyelip disana. Saling ledek, tertawa bersama dan kelihatannya mengasyikkan. Berhubung saya baru pertama mengikuti ini jadi saya hanya diam meski kadang ditanya oleh pembicara. Di komunitas ini ada yell yell khusus yang saya belum terlalu memahami nya. Jadi saya hanya memperhatikannya saja.
         Jam pun menunjukkan jam 9 malam. Dan kelaspun dibubarkan. Ditengah perjalanan pulang tak lupa kami membeli nasi serta makanan terlebih dahulu. Maklum dari tadi kami belum makan. Dan jam 10 pun kami sampai di kost. Dengan membaringkan badan yang begitu lelahnya akhirnya kami pun tertidur
                                                            ###

         Jum'at, 13 februari 2015. Hari ini belajar kimia organik. Salah satu mata kuliah yang sangat ditakuti oleh mahasiwa dikampusku.  Kenapa tidak, pelajaran yang saya anggap ngacau ini (  tidak mengetahui konsep) membuat banyak dari pada senior yang mengulang. bahkan hampir mencapai 20 orang. Saya berharap semoga itu tidak terjadi pada saya. Saya yang duduk nomor 3 dari bangku depan merasa sangat deg-deg-an saat itu. Rasa cemas menyelimuti diri saya saat saya mendengarkan ucapan salah satu teman saya yang mengatakan bahwa nilai untuk semester 1 ini telah bisa dilihat. Saya pun semakin cemas. Dengan menguatkan diri saya langkahkan kaki menuju ruang PA dan melihat nilai saya. Akhirnya apa yang saya takutkan terjadi. Nilai kimia organik saya C.  Saya benar- benar kecewa saat itu. Tetapi untung bukan saya saja yang C. Masih banyak dari teman saya yang C bahkan lebih rendah dari itu. Saya pun hanya diam terpaku. Soalnya besok saya harus mengulang . Banyak dari teman saya yang menganjurkan untuk tidak mengulang. saya heran, tapi kata mereka itu adalah anjuran dari para senior. Ini adalah kesalahan saya. Kesalahan saya yang tidak mengulang pelajaran kimia diwaktu SMA. Tetapi setelah saya fikir lagi, itu bukanlah murni kesalahan saya. Soalnya waktu saya di SMA materi tentang yang saya pelajari di kimia organik memang tidak diterangkan bahkan tidak belajar sama sekali. Jadi saat belajar saya hanya kepusingan sendiri.  Oh bukan bukan saya saja tetapi teman saya juga merasakan. tiap belajar kimia organik hanya keluhan yang sering muncul. Untung saja kimia organik hanya 2 semester. Kalau ngak, wah parah lagi. Banyak teman saya yang bilang  kimia organik ( KO) itu memang benar-benar bikin "Ka O". Tapi apalah daya, mungkin saya harus terima semua itu walau batin tak bisa menerimanya. Setidaknya itu adalah semangat bagi saya untuk belajar lebih giat dan berusaha lebih keras lagi.
                                                          ####

Selamat datang masa kesibukan Semester 2.. Selamat datang RESEP...aku akan belajar untuk meracik dan membuat mu..tolong jangan persulit aku yaaa...???

Besrsambung...

Monday, 2 February 2015

CEMJARSOL “Cemburu Jaringan Sosial” apakah itu SAYA???


Seperti yang kita ketahui  sangat banyak jaringan social yang telah mendunia.  Mulai dari facebook, twitter, whatsApp, BBM, instagram, path, friendster,  eskimi, mxit  bahkan banyak lagi jaringan social popular lainnya.   Jaringan social tersebut tentu saja memiliki dampak positif dan negative . dampak positifnya antara lain dapat memperluas pergaulan, menambah ilmu pengetahuan  melalui komunitas-komunitas yang ada didalamnya,  sebagai sumber informasi, sebagai media promosi, dan sebagai pengisi waktu luang, baik itu karena jenuh maupun karena banyak pikiran
Sedangkan dampak negative nya , jaringan social dapat menimbulkan kecanduan sehingga saat tak  berhubungan dengan jaringan social hari-hari akan terasa kosong ataupun hampa, pikiran menjadi tak tenang, gelisah dan rasa ada yang kurang (saya juga rasa hehe) Selain itu pada jaringan social terdapat gambar-gambar yang tak senonoh dan tak pantas untuk dilihat. Pada orang yang kecanduan nge-Game akan rela duduk berjam-jam didepan layar  sehingga lupa akan waktu.  Bahkan yang paling parah,  dijaringan social adalah meningkatnya virus CEMJARSOL “Cemburu Jaringan Sosial”.
CEMJARSOL yang dimaksud disini bukanlah cemburu terhadap jaringan socialnya. Tetapi pada orang yang menggunakan jaringan social tersebut.  Dijaringan social seseorang bisa mendapat banyak informasi mengenai seseorang . Seperti aktivitas like,  kenalan, pertemuan, undangan dan juga informasi emosional. Selain itu memata-matai setiap saat dan secara diam-diam juga memungkinkan.
Salah satu akibat buruk  dari CEMJARSOL yaitu mengakibatkan retak atau putusnya suatu hubungan. Sebab tak bisa kita pungkiri bahwa jejaring social terutama facebook merupakan sarana yang cukup ampuh bagi  penggiat selingkuh.  Dalam suatu hubungan  percintaan , cemburu merupakan suatu unsur yang memang dibutuhkan.  Banyak yang mengatakan kalau cemburu itu "bumbu-bumbu cinta". Tapi bagaimana jika cemburu itu terlalu berlebihan? Tentu akan berakibat buruk.  Bahkan dari kecemburuan di jejaring social banyak hujatan, hinaan, makian , bahkan cacian yang mesti diterima seseorang. Pemicu cemburu yang paling besar adalah saat melihat koment-koment-nan seseorang yang kita suka (misal saja pacar) dengan orang lain di wall-nya, apalagi sama seseorang yang tidak kita sukai ataupun seseorang yang paling dicemburui ( Wah kalau seperti ini gawat nie, bisa-bisa HP pecah, laptop ditendang, sakit hati melangit, jantung udah retak-retak hehehe). Selain itu kadang rasa curiga timbul saat seseorang terlalu sering menggunakan facebook atau jaringan sosial lainnya. Bahkan yang terparahnya mematikan obrolan untuk orang-orang tertentu saja. Ya alasannya supaya tidak kelihatan kalau sedang aktif sehingga bebas ber-Chatingan dengan orang lain. Hal ini tentu saja dapat menghilangkan kepercayaan terhadap seseorang. Jadi tidak salah jika terjadi hecker facebook secara besar-besaran dikarenakan kecemburuan jaringan social tadi.
Cara untuk mengatasi CEMJARSOL menurut pemikiran saya yaitu:
1. Jangan terlalu sering membuka jaringan sosial
2. Jangan terlalu sering melihat status seseorang di jaringan social
3. Gunakanlah jaringan social untuk sesuatu yang bermanfaat.
4. Bersifat cuek terhadap jaringan social akan lebih baik jika hanya menimbulkan sakit hati.
5. Tidak isi pulsa, itung-itung pengurang kecanduan jaringan social
6. Pergi ketempat tidur,lempar HP,  ambil bantal, ambil selimut, tidur deh hehehe
Sekian dulu postingan dari saya…

Terima kasih...
Selasa, 2 Januari 2015

Thursday, 29 January 2015

Mulai Bosan

Tak terasa waktu 5 bulan pun berlalu..
aku semakin bosan berada ditempat ini...
setiap hari aku harus berhadapan dengan kamar yang berantakan. Buku - buku yang berserakan, gelas-gelas yang letaknya tak beraturan, piring yang tak dicuci. Aku
pun telah berusaha membersihkan dan merapikannya..namun, semua itu hanya bertahan sebentar. Ketika mereka pulang,semuanya kembali berantakan. Kadang aku lelah, saat aku membersihkannya, mereka hanya bersantai ria seolah menikmati keadaan yang terjadi. Bungkus plastik makanan bertebaran dimana-mana. Aku memgumpulkannya. Namun mereka terus saja tidak ada kesadaran untuk memungutnya. Hal seperti ini pun mulai terus terjadi.
dulu, saat aku awal berada disini , aku menemui kenyaman. Setiap hari aku menemui kamar yang bersih dan rapi tanpa serakan sampah.tapi apalah sekarang, semuanya berbanding terbalik dengan yang aku kira.
aku mulai bosan ketika setiap hari aku harus memasak dan menyidiakan nasi untuk mereka. Terkadang aku heran, ada ya orang seperti itu yang hanya melihat salah seorang temannya memasak sedang ia hanya berhias diri sambil duduk manis. Ketika masakan selesai dia yang terlebih dahulu makan. Sungguh, bukan tipe aku banget. Ketika disindir, malah tak nyadar-nyadar..huh..
aku mulai bosan ketika setiap hari aku harus mendengar rengekan-rengekan yang hanya memusingkan kepala. Setiap hari masalah selalu menghampirinya. Setiap hari rengekan itu terus keluar ( kadang kepikiran tak tenang banget sih kehidupannya). Setiap hari aku sering mendengar kebohongan keluar dari mulutnya. Tapi itupun tak apa. Selagi tak merugikan bagiku ya silahkan saja. Toh karma juga berlaku. ( seandai nya jujur kan lebih baik😊 ). Selalu merasa kekurangan, itu lah dia rasakan meski dengan uang jajan yang berlebih.
aku mulai bosan ketika aku harus mendengar musik setiap malam. Jujur, aku bukanlah seorang pecinta musik, dan bukan juga seorang pembenci musik .namun aku bisa menikmati musik ketika suasana hatiku lagi tenang. Musik dengan suara ringan tak apa bagiku. Tapi musik yang keras malah sangat dan sangat mengganggu bagiku. Itulah yang mulai kuhadapi tiap malam. Ketika aku meminta nya untuk mengecilkan volume musik dia melakukannya. Namun tak lama volume itu keras lagi. Hah.. teman yang hanya mikirkan kesenagan sendiri (kata hati).
dengan keadaan seperti ini apakah harus bertahan? Atau berpura-pura bertahan??? Kadang ada niatku untuk pindah dari sini. Tapi setelah aku pikir jika aku pindah , pasti akan merepotkan orang tua lagi. Setidaknya untuk sekarang aku akan mencoba untuk bertahan dari ketidaknyaman ini
#####☹😱😈 #####


@terkadang sifat seseorang tidak sesuai dengan apa yang kita temui saat pertama kali bertemu.
@ketidaknyamanan timbul ketika keadaan tak lagi seperti yang diharapkan.
@seorang sahabat yang baik pasti akan membantu sahabatnya dan tidak membiarkannya susah sedangkan ia bersenang-senang.