Wednesday, 22 July 2026

Mama, Perempuan yang Terus Memilih Bertahan

Tak ada yang menyangka, semua ini berawal dari sesuatu yang terlihat sederhana.

1 Maret 2026, Mama berkata bahwa pandangannya tiba-tiba terasa kabur. Rasanya seperti ada yang mengganjal di mata. Kami berpikir mungkin hanya gangguan biasa. Hari itu Mama dibawa ke RS Hermina Padang, berharap semuanya akan baik-baik saja.

Namun perjalanan panjang itu baru saja dimulai.

6 Maret 2026, kami mengurus rujukan dari puskesmas menuju Klinik Annisa. Setelah diperiksa, Mama kembali dirujuk ke Eye Center Padang dengan diagnosa sementara retinopati diabetik. Saat itu kami mulai memahami bahwa diabetes telah perlahan merusak penglihatannya.

7 Maret 2026, Mama menjalani pemeriksaan di Eye Center Padang. Pemeriksaan pertama hanya kontrol. Setelah itu, satu demi satu tindakan harus dijalani. Pemeriksaan kedua, ketiga, dan keempat adalah injeksi pada mata. Setiap kali masuk ruang tindakan, Mama selalu tampak berusaha tegar. Mungkin takut, mungkin cemas, tetapi tidak pernah sekalipun mengeluh di depan kami.

Harapan kembali muncul ketika dokter merencanakan operasi mata. Kami semua berdoa agar setelah operasi nanti, penglihatan Mama bisa kembali membaik.

Namun ternyata, Allah masih memiliki ujian yang lebih besar.

Sehari sebelum operasi, tubuh Mama tiba-tiba menggigil hebat. Keringat dingin membasahi tubuhnya. Giginya gemetar tak terkendali. Kami panik dan segera membawanya ke puskesmas. Dari sana, Mama dirujuk kembali ke Eye Center Padang.

Di sanalah kami mengetahui sesuatu yang membuat hati seakan berhenti berdetak.

Mama mengalami hipoglikemi berat. Gula darah Mama hanya 30 mg/dL. Angka yang sangat rendah dan berbahaya. Mama menggigau dan tidak sadarkan diri. Setelah kondisi darurat itu ditangani, Mama kembali dirujuk, kali ini ke Rumah Sakit Naili DBS Padang.

Kami berharap hanya masalah gula darah yang perlu diatasi.

Tetapi hasil pemeriksaan berkata lain.

Dokter menyampaikan bahwa fungsi ginjal Mama telah menurun sangat berat. Diagnosis yang kami dengar terasa begitu sulit diterima: gagal ginjal kronis stadium 5. Dunia seakan runtuh dalam sekejap. Air mata tak mampu lagi dibendung. Begitu banyak pertanyaan yang memenuhi pikiran. Mengapa secepat ini? Mengapa Mama?

Karena kondisinya membutuhkan penanganan lebih lanjut dan persiapan dialisis, Mama kembali dirujuk ke Rumah Sakit Universitas Andalas.

Di Sana, mama ditempatkan diruang HCU. mama menjalani perawatan selama 8 hari. Untungnya, disana dialisis masih belum menjadi pilihan.

Sejak hari itu, hidup kami berubah. Rumah sakit menjadi tempat yang lebih sering kami datangi daripada rumah sendiri. Jadwal kontrol, pemeriksaan laboratorium, obat-obatan, hingga berbagai tindakan medis menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Namun di tengah semua rasa sakit itu, Mama mengajarkan arti kekuatan yang sesungguhnya.

Mama tetap tersenyum meski tubuhnya lemah. Tetap berusaha makan meski tak berselera. Tetap menenangkan kami, padahal sebenarnya dialah yang paling pantas dikuatkan.

Mama tidak pernah menyerah.

Setiap jarum yang menusuk, setiap hasil pemeriksaan yang membuat hati hancur, setiap malam yang penuh kecemasan, Mama menjalaninya dengan kesabaran yang luar biasa.

Hari ini kami menyadari bahwa kekuatan bukan berarti tidak pernah menangis. Kekuatan adalah tetap melangkah meski langkah terasa begitu berat.

Mama mungkin sedang berjuang melawan penyakit yang berat, tetapi bagi kami, Mama telah memenangkan sesuatu yang jauh lebih besar: menjadi teladan tentang ketabahan, kesabaran, dan cinta yang tidak pernah habis.

Kami hanya bisa terus berdoa.

Semoga Allah mengangkat setiap rasa sakit Mama menjadi penghapus dosa, menguatkan setiap langkahnya, memberikan kesembuhan terbaik menurut kehendak-Nya, dan menghadiahkan umur yang penuh keberkahan.

Karena bagi kami, Mama bukan hanya seorang ibu.

Mama adalah rumah. Tempat pulang. Sumber kekuatan. Dan perempuan paling hebat yang pernah kami kenal.

Tetaplah bertahan, Ma. Kami akan selalu menggenggam tangan Mama, apa pun yang terjadi.


#Alahan Panjang. 21 Juli 2026. 8.40 Wib

# Rumah Sakit Eye Center Padang

#Puskesmas Alahan Panjang

# Klinik Annisa Solok

# Rumah Sakit DBS Naili Padang

# Rumah Sakit Hermina

# Rumah Sakit Universitas Andalas


Tuesday, 12 July 2022

MENIKAH...

 

Menikah… Hmmm… sepertinya suatu pembahasan yang menarik ya 😉

Kali ini Aku akan shering mengenai pernikahanku yang berjalan hampir 6 bulan.

Intro….

Aku dan suami mulai pacaran saat kami kelas 1 SMA. Saat itu Aku berumur 18 tahun dan Suami 17 tahun. Kami menikah saat Aku berumur 26 tahun dan Suami 25 tahun. Dari awal pacaran sampai menikah total 9 tahun 10 bulan. Cukup lama bukan? 😆😆

Apakah perjalanan pacaran kami mulus seperti jalan tol? Tentu tidak, Haha.. Bakal panjang nih ceritanya. Awalnya mulus-mulus saja, sampai terselip dusta diantaranya. Tapi, seolah kami pura-pura tidak tahu saja. Jarak? Siapa yang percaya sama jarak? Tentu kalian tau maksudnya😉

Ah, tapi sudah berlalu, lupakan saja.

Kita bercerita yang Bahagia-bahagia saja😉

Aku dan Suami memutuskan untuk menikah pada tanggal 28 Januari 2022, bertepatan dengan hari Jumat. Kata orang-orang hari Jumat adalah hari terbaik untuk menikah. Alhamdulillah, semua dilancarkan. Kami menikah di Mesjid Ummi Muaro Danau Diatas, yang berjarak sekitar 7 Km dari rumahku dan 1 Km dari rumah Suami Ku. Kami melaksanakannya seusai shalat jumat, yakni pukul 14.00. Acara berlangsung khidmat, serah terima ijab kabul pun hanya dilakukan 1 kali, dan alhamdulillah juga lancar.

Untuk selanjutnya, acara resepsi dilakukan di dua tempat, di rumah Ku dan di rumah Suamiku. Dirumahku diadakan pada hari Minggu tanggal  30 Januari 2022, dan di rumah Suamiku pada hari Selasa, 2 Februari 2022.

Bagaimana dengan kehidupan setelah menikah?

Kalian pasti juga berpikiran, pas masih lajang pikirannya tentang menikah itu yang indah-indah saja, semacam asik ntar tinggal di rumah sama si yayang, hidup pasti berasa kayak di surga, mau ngapa-ngapain udah halal. Tapi, ternyata ekspektasinya tidak sesuai dengan realita.

Setidaknya ada 3 hal besar yang akan berubah setelah kita menikah, yaitu, hubungan dengan pasangan, dengan lingkungan dan keluarga besar termasuk keluarga pasangan. Kemudian keuangan, dan perubahan terhadap diri sendiri, bagaimana kita memandang diri sendiri dan bagaimana lingkungan memandang kita.

Waduh kok berat yah? Iyaa, beda dengan saat kita single yang cuma bawa nama sendiri, kalau udah menikah maka otomatis kita menjadi seseorang dengan embel-embel. Istrinya si anu, menantunya si anu, kadang tanpa sadar kita pun memiliki ekspektasi tertentu sama diri sendiri.

Pengalaman selama hampir 6 bulan ini, alhamdulillah masih aman terkendali. Meskipun ada masalah kecil yang menyelimuti, alhamdulillah juga teratasi. Untuk rezeki, alhamdulillah sampai saat ini masih belum mengalami kekurangan bararti. Walaupun harga kebutuhan pokok melambung tinggi, alhamdulillah masih bisa makan dengan sambal terasi.  

Ada salah satu nasihat yang berkata seperti ini :

“Pilihlah seseorang yang lebih baik daripada anda sebagai pasangan. Anda tidak hanya membutuhkan seseorang yang mencintai anda apa adanya. Anda membutuhkan seseorang yang membantu anda untuk tumbuh hari demi hari.

Cinta sejati adalah kekaguman, itu sebabnya pasangan yang anda pilih harus memiliki sifat-sifat yang kurang dari anda. Jika keduanya berkomitmen untuk saling membantu tumbuh, mereka akan menganggap periode badai dari hubungan sebagai peluang untuk tumbuh bersama.

Itulah sebabnya orang yang tepat untuk anda bukan hanya orang yang menerima anda, tetapi orang yang membuat anda mengembangkan potensi penuh anda dalam kehidupan ini." (https://formyselfkakao.quora.com/)

Ini bonus foto pernikahan Ku...


FATMA ZAHRA

Selasa, 12 Juli 2022

14.42

 

Tuesday, 28 September 2021

RESIGN

 Hi teman-teman...

Apa kabar? Semoga sehat selalu ya😁...

Udah 6 bulan ngak nge-blok, akhirnya kangen juga..pengen cerita-cerita..pengen luapin semua emosi yang terpendam...cieee😁...

Hari ini bertepatan dengan 2 bulannya aku resign dari tempat kerja (1 juli 2020 - 1 juli 2021). Mungkin banyak orang sekitar yang bertanya,

"Kenapa berhenti?"

" Sayang bangat lo, padahal cari kerja susah, ini malah main berhenti-henti aja"

" lumayan kan gajinya? malah ditinggalin"

" Gimana nanti kalau kamu ngak megang uang, padahal udah biasa megang uang, pasti bakal canggung deh"

" Bodoh sekali kamu"...

Dannnnnn bla blaaaa embel-embel lainnya...

Jika udah ada yang bilang seperti itu, paling dalam hati cuma bilang " iya, ini ada sesuatu yang lagi aku kejar, sedang berusaha kok".

Padahal dalam kenyataannya, resign dari tempat kerja terkadang emang diperlukan. Mungkin banyak yang bertanya, kenapa resign, alasannya adalah karena kondisi yang tidak lagi kondusif ditambah lagi dengan kerja yang tidak lagi sesuai hati nurani. Kenapa begitu? Sebagai apoteker, sebelum kerja kita kan disumpah dulu, nah, ketika tempat kerja menuntut kita untuk melanggar hak kemanusiaan, terutama berkaitan dengan masalah harga obat, pasti ada rasa ketidaknyamanan tersendiri dihati.

By the way, aku orangnya peng-iba banget lo😁😂, jadi semisal ketika ada orang yang ngak mampu bayar obat rasanya gimana gitu, udah bolak balik hubungi keluarga,  tapi duit ngak sampai, jika di biarin, obat itu emang perlu, apalagi berkaitan dengan janin yang ingin diselamatkan. Akhirnya aku hanya diam menatap dengan kesedihan mendalam, sambil merenungi jika ini terjadi padaku.. ditambah lagi dengan manajemen rumah sakit yang buruk, yang menetapkan harga obat diatas harga enceran tertinggi. 

Pengen cerita juga nih, kan waktu di RS aku lihat harga obat jauh sekali bedanya dengan HET, akhirnya, Aku sebagai apoteker berinisiatif untuk menurunkan harga obat beberapa persen, eh selang beberapa hari malah dimarah-marahi pihak manajemen😂. Dan tanpa sepengetahuanku harga yang telah ku ubah tadi diubah lagi. Padahal keuntungan yang diambil dari obat itu udah hampir 50% dari harga beli. Jelas dong aku tidak terima, seharusnya obat tanggungjawab bagian farmasi ini malah bagian yang tidak bertanggungjawab sama sekali masuk kedalamnya. Sungguh, merugikan pasien sekali.

Oh, ya perlu banget nih untuk diketahui, bagi pasien akan beli obat boleh banget dan disarankan untuk bertanya mengenai HET ( Harga Enceran Tertinggi). Nah, guna HET ini sendiri adalah untuk melindungi si pasien dari tindakan sewenang-wenang pemilik usaha. 

Dalam Permenkes RI Nomor 98 tahun 2015 tentang Pemberian informasi harga enceran tertinggi obat disebutkan bahwa, Apotek, toko obat, dan instalasi farmasi rumah sakit/klinik hanya dapat menjual obat dengan harga  yang sama atau lebih rendah dari HET. Nah, jika menjual lebih dari itu, sangat disarankan sekali untuk dipertanyakan, dan pihak yang berkaitan wajib untuk menjelaskannya. 

Dannnn......

Eh, besok-besok lagi disambung ya...berhubung mata udah ngantuk, jadi sekian dulu.. 

Selamat tidur dan selamat beristirahat...


#Alahan Panjang,

01.40

Kamis, 30 September 2021


#FATMA ZAHRA


Wednesday, 14 April 2021

Untuk Engkau yang Nanti Kusebut Masa Depan...

 Aku tak tau masa depan ku siapa. Entah kau yang beribu kata atau dia yang secuil makna. Entah kau yang selalu menemani, atau dia yang hadir tanpa sangka. 

Jika nanti diantaranya adalah kamu, bisakah sedikit memberi ruang untuk kebebasan ku? Ya, aku tak suka dikekang, apalagi diatur dengan embel-embel demi kebaikan. Aku punya ruang sendiri. Aku punya seberkas sifat yang hanya kumaknai sendiri.

Jika nanti diantaranya adalah kamu, bisakah kau tidak terlalu mengobar janji? Bisakah kau untuk tidak membawa ku melangit lalu menghempas serendah-rendahnya? Ya, Aku paling tidak suka dengan itu, Aku tidak perlu janji. jika kau tidak mampu mewujudkan jadi nyata, biarkan saja seperti air berlalu

Tidak usah terlampau berkoar. Karena itu nanti akan merendahkan didepanku. Percuma berjanji, jika masih ada celah untuk mengingkari. Berhati-hatilah, terutama untuk kata yang mudah terucap. Kau tau? Hal itu sungguh membuat ku ifiel dan ingin membuatku menjauh. Bahkan terparahnya aku bisa membencimu. 

Jika nanti diantaranya adalah kamu, bisakah untuk selalu berperilaku jujur? Aku tau, menerima kebohongan sungguh suatu yang menyakitkan. Siapapun itu, dan dimanapun itu pasti tak ingin mengalami. Aku yakin kau juga demikian. Mungkin saat kau jujur walaupun menyakitkan, itu akan lebih bisa diterima dibanding kau tau namun pura-pura tak tau seolah tiada terjadi apa, lalu semua tenggelam bak ditelan bumi. Atau kau sembunyikan beribu waktu, lalu ketika semua tenang, kau ungkap semua kebohonganmu. Ku mohon, jangan lakukan itu.

Jika nanti diantaranya adalah kamu, bisakah untuk tak selalu mengukur sesuatu dengan uang? Ya, uang itu penting. Tapi jangan jadikan uang sebagai pembeli kebahagiaan. Jangan kau bekerja mati-matian lalu melupakan hak dan kewajiban untuk bersama keluargamu. Bagiku itu tidaklah penting. Bagi ku nanti, kebersaamaan dengan-mu itulah yang penting. Mempunyai uang memang wajib, tapi uang bukan lah segalanya. Kau lihat, betapa banyak keluarga diluar sana yang terpecah belah hanya karena uang. ber-uang sedikit tak apa, yang penting bahagia bisa tercipta. 

Jika nanti diantaranya adalah kamu, bisakah kau untuk tak selalu menghabiskan waktu dengan temanmu, terutama temanmu yang perempuan? Ya, Aku tak bermaksud untuk memisahkan apalagi membatasi. Tapi ketahuilah, saat kau dan Aku telah jadi kita, akan banyak jarak yang harus kau jauhi. Ingat, kau harus mampu menjaga hati agar tak yang ada tersakiti. Begitu pun aku. Kau lihat, betapa banyak diluar sana, yang sudah mempunyai pasangan, tapi masih mampu tebar pesona didepan wanita atau lelaki lain. Sungguh, memuakkan sekali. 

Jika nanti diantaranya adalah kamu, bisakah kau untuk tak menceritakan kepada siapa pun permasalahan yang terjadi didalam rumah kita? Ya, semua biarlah menjadi urusan kita. Kau tak perlu berkoar ke orang lain meski pun ada yang bertanya. Permasalahan diantara kita cukup kita yang tau, cukup kita yang pusing, dan cukup kita yang menyelesaikan. Karena, terkadang orang lain yang datang, hanya sebagai pembawa kayu bakar yang akan mempercepat kobarannya.

Jika nanti diantaranya adalah kamu, bisakah kita untuk saling membantu, saling menjaga dan saling ada disaat membutuhkan? Ya, ku harap kita selalu ada dalam suka duka. Jika suatu hari, Aku atau pun kau menangis, ku harap keduanya tidak akan menjadi api, namun ada yang bersifat air sebagai penyejuk. 

Jika nanti diantaranya adalah kamu, bisakah kau untuk jadi imam dalam shalatku, jadi pemimpin dalam do'aku, dan jadi pembangun dalam subuhku? Ya, ini selalu ku impikah. Hidup tidak selalu tentang dunia. Ada hal yang kekal yang akan kita tempuh. Aku yakin, dengan begitu, hati akan menjadi tentram. Percayalah, bagi seorang wanita, mampu melihat lelakinya shalat adalah suatu kehormatan yang sangat luar biasa. 

Untuk engkau yang nanti kusebut masa depan, jadilah orang yang jujur, dapat dipercaya, selalu berbuat baik dan mampu menuntun pada kebaikan serta taat agama. Walau kau tak mampu memenuhi semuanya tapi cobalah untuk mencobanya secara bertahap. Aku pun begitu.

Sijunjung, Kamis, 18 Maret 2021

23.48


#Fatma Zahra

Wednesday, 13 January 2021

Review in 2020... Terima kasih untuk seperdua dua ribu dua puluh yang telah banyak memberikan cerita😁...

 Review in 2020...Terima kasih untuk seperdua dua ribu dua puluh yang telah banyak memberikan cerita😁...

1.Awal juli (tanggal 1 juli 2020) adalah kali pertama aku mendapatkan pekerjaan😁.


Mungkin kalian tak akan pernah mengira betapa berat hidup yang Aku lalui dari bulan januari-juni 2020..

-Januari tidak lagi memiliki motor karena kasus pencurian yang terjadi di depan apotek Assabil , situasi ini sungguh berat. Di mana ketika Aku harus merasa canggung ketika akan pergi kemana-mana.

Oh, ya ini ku lampirkan fotonya😁😁...

Terima kasih untuk motor yang telah menemani selama 3 tahun perjalananku, telah menemani perjalanan sendiriku bolak balik padang, padang-solok, padang-alahan panjang, padang-pariaman, alahan panjang-bukittinggi hingga mengantarkan ku ke tempat yang aku sukai. Meski pun pernah beberapa kali kau membuat luka tubuhku, tapi Aku bersyukur bisa memilikimu, walau hanya sekejap😭.

-Yang kedua, seharus nya 4 April 2020 Aku wisuda, tapi karena kasus covid-19 mulai bergelora, wisuda ditunda sampai waktu yang tidak ditentukan. Kabar anginnya saat itu kemungkinan Desember 2020. Sungguh waktu yang sangat lama saat itu. Mau mengapa dan apa yang harus aku lakukan di rumah tanpa Ijazah, tanpa STR, tanpa Serkom dan tanpa apa pun untuk mengantarkanku mendapatkan pekerjaan. Berkat proses yang cukup panjang, mediasi dengan pihak IAI dan Dikti akhirnya muncul lah kesepakatan untuk mendapatkan STRA sementara. Dan dari STRA sementara itulah Awal ku mulai mencoba untuk melamar pekerjaan. 

-Ketiga, hidupku sungguh-sungguh kelam saat itu (Januari-Juni 2020). Aku lebih sering mengurung diri di kamar. Tanpa kemana, dan tanpa sesiapa.

2. Senin, 13 Juli 2020, Aku di sumpah (yeay, sah jadi apoteker dong😁😍😍😅, maaf menyombong, karena terlalu bahagianya😅), meski ditunda tak apa, Meski tak jadi wisuda tak masalah. Yang penting ijazah, STR, surat sumpah, serkom sudah ada di tangan. Dan aku mulai mengarungi dunia yang penuh tantangan dan tekanan (banyak-banyak bersabar😅).


3. September 2020, Aku ikut program prakerja yang diadakan pemerintah. Awalnya adikku meminta ku untuk ikut. Tapi aku anggap hanya angin lewat saja. Suatu hari tanpa ada kegiatan aku mencoba untuk memberanikan diri untuk mendaftar. Ketika itu aku mulai masuk ketika gelombang ke-7. Kali pertama di tolak, dan alhamdulillah, kali kedua percobaan, tepatnya di gelombang ke-8, akhirnya diterima. Yeay..walaupun hanya menerima dengan total 2.550.000 selama 4 bulan, but, aku bersyukur. Mungkin bagi sebagian orang nilai itu kecil. Tapi bagiku itu nilai yang besar. 

4. 30 September 2020, blog kedua ku akhirnya diterima adsense😁, setelah beberapa kali di tolak, dan setelah beberapa kali juga di E-mail kan pihak google adsense untuk meng-fix kan problem yang terjadi. 

5. 28 Desember 2020, akhirnya surat yang ditunggu dari google adsense datang juga, meski menunggu dalam karun waktu 2 bulan, tak apa. Yang penting suratnya sampai. Oh ya, saat itu pinnya tanggal 28 Oktober 2020, setelah beberapa kali bolak-balik ke pos, akhirnya ajuin pin yang kedua. Untung suratnya cepet datang hehe..



Untuk selanjutnya, doain Aku rajin nge-blog lagi ya😁😁😁🙏🙏🙏 dan doain juga semoga segala urusan ku dipermudah yang kuasa, cepat menikah juga tentunya😁😁😊.. Semoga 2021 lebih baik dan memberi kenangan yang berkesan..


00.01

Sijunjung, 14 Januari 2021

#Fatma Zahra



Monday, 20 July 2020

Cara Pengurusan Surat Mutasi Via Akun SIAP (Sistem Informasi Apoteker)

Langkah pertama yang mesti dilakukan adalah kamu harus daftar dulu di akun SIAP.

untuk pendaftarannya bisa di acces di 

Setelah proses pendaftaran selesai dan akun mu telah dikonfirmasi  via E-mail, maka kamu bisa menggunakan fitur aplikasi SIAP, salah satunya  adalah untuk mutasi. Dengan mutasi, berarti kita pindah keanggotaan dari suatu cabang ke cabang lain.


Dokumen yang harus kamu siapkan untuk mutasi adalah:
1. KTA IAI Nasional
2. Surat pernyataan tidak berpraktek
- Jika masih dalam satu provinsi, bikin nama kabupatennya, misalnya kota padang, kota solok, dsb dimana kita tidak lagi berpraktek.
- jika antar provinsi, bikin nama provinsiny.

untuk lebih mudahnya, Teman-teman bisa melihat contoh dibawah ini:



3. STRA yang masih berlaku
4. Surat keterangan domisi, jika berpraktek tidak didaerah asal
5. Sertifikat kompetensi
6. Ijazah pendidikan apoteker
7. Kartu Tanda Penduduk (KTP).
Selanjutnya, kamu tinggal mengisi dan me-upload dokumen sesuai dengan yang diminta.

Terima kasih😁

Selamat mencoba😁😁

Sijunjung, 20 Juli 2020
22.36

Friday, 5 June 2020

Pembuatan Herbal Pare Untuk Mengatasi Jerawat dan Flek Hitam

Hallo teman-teman semua..

Kali ini, Aku mau ngasih tips ni sama kalian mengenai cara menghilangkan flek hitam, kerutan dan bekas jerawat menggunakan herbal Pare. Aku menemukan cara ini dari salah satu grup facebook, menurut pengakuan orang yang telah memakainya, cara ini cukup ampuh untuk menghilangkan jerawat dan bekasnya. Hasilnya mulai terlihat 1 sampai 2 minggu, tergantung dari keparahan jerawat itu sendiri. herbal ini juga bisa digunakan untuk kulit kering ataupun berminyak.

Caranya:

1.  Pare dihaluskan (bisa dengan cara di blender), lalu airnya diambil sebanyak 3 sendok.

2.      Ditambahkan 1 sendok aloevera gel

3.      Ditambahkan 1 sendok air mawar

4.      Ditambahkan minya zaitun

5.      Semua bahan diaduk merata

6. Aplikasikan kewajah pagi dan sore sebelum tidur.

Nah, bahan ini cukup aman kok. Apabila terjadi iritasi atau sebagainya, lebih baik hentikan penggunaannya. Selain itu, apabila masih menggunakan krim, sebaiknya pemakaian krim dihentikan terlebih dahulu.

Oh ya teman-teman, ini ada beberapa foto bahan-bahan yang digunakan (untuk merk bisa selain ini, asal kandungannya sama)

Gambar: pare 
Gambar: gel aloe vera

Gambar: air mawar
Gambar: minyak zaitu

Gambar: Herbal pare yang sudah jadi

DISCLAIMER BAHAN

1.     Pare (Momordica charantia)

Pare (paria, pario,fori, kabeh, pepare)  mengandung vitamin C, kalium, dan karoten. Vitamin C dalam pare bermanfaat untuk menjaga kulit dari sinar ultraviolet, dan mencegah kerutan diwajah. Pare juga bermanfaat sebagai antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas, sehingga dapat difungsikan untuk memperlambat penuaan dan penyegaran kulit. Antioksidan dalam kosmetik juga dapat memberikan efek melembabkan dan mencerahkan kulit. Dengan demikian kulit tidak hanya terjaga kelembabannya namun juga terlihat lebih bercahaya.

 Sumber:

https://ojs.unm.ac.id/mkpk/article/view/2610

2.     Lidah buaya (Aloe vera)

Aloin dan gel yang terkandung pada aloevara digunakan sebagai tonik kulit. Aloevera juga digunakan untuk menenangkan kulit dan menjaga kulit tetap lembab. Gel aloe juga digunakan dalam preparat pelembab dan bisa dicampur dengan minyak esensial pilihan dan berbagai produk kecantikan lain. Ekstrak lidah buaya, memiliki aktivitas antibakteri dan antijamur yang dapat digunakan dalam pengobatan kulit infeksi ringan (misal: jerawat, bisul, tinea). Selain itu, gel lidah buaya memiliki efek perlindungan terhadap kerusakan radiasi  pada kulit. Efek samping yang bisa ditimbulkan oleh gel aloevera berupa dermatitis kontak dan kulit terasa terbakar.

Sumber:

https://www.google.com/search?q=Scientific+Research%2C+Pharmacology+%26+Pharmacy%2C+2013+%E2%80%9CTherapeutic+And+Medicine+Uses+Of+Aloe+Vera%3B+A+Riview.&oq=Scientific+Research%2C+Pharmacology+%26+Pharmacy%2C+2013+%E2%80%9CTherapeutic+And+Medicine+Uses+Of+Aloe+Vera%3B+A+Riview.&aqs=chrome..69i57.50927j0j4&sourceid=chrome&ie=UTF-8 

3.     Mawar (Rose)

Dalam Kedokteran Persia, minyak mawar diduga memiliki aktivitas anti-inflamasi, anti-infeksi dan penyembuhan luka serta menghilangkan sakit kepala. Minyak mawar mempunyai daya bunuh terhadap bakteri dan jamur termasuk Pseudomonas aeruginosa (bakteri penyebab jerawat).

Sumber:

https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5511972/

4.     Zaitun (Olea europaea)

Bermanfaat sebagai antioksidan, antivirus dan antimikroba penyebab jerawat.

Sumber:

https://www.researchgate.net/publication/228665678_Olea_europaea_A_phyto-pharmacological_review

Bonus:

Nah, jika teman malas untuk membuatnya, mungkin bisa mempertimbangkan obat jerawat seperti benzolac.

Jika jerawat semakin parah, konsultasikan obatnya dengan dokter kulit ya.. (Sp. KK).

 

 


Monday, 11 May 2020

Jika Waktu Mu luang, Bermainlah ke "QUORA"

Hello teman-teman semua..😁
Semoga dalam keadaan yang baik-baik saja ya😁😁

Kali ini, Aku akan bahas mengenai Quora.


Bagi kalian yang suka sendirian, ngak ada aktivitas, atau ngak tau apa yang mau dilakuin, Aku nyarinin bangat untuk baca Quora. Menurutku Aplikasi Quora ini unik banget😁, beda  dengan aplikasi lain seperti fb, instagram, twitter yang banyak bangat status receh😁. Quora sendiri adalah situs pertukaran pengetahuan yang didirikan pada Juni 2009 dan diluncurkan pada tahap beta privat di bulan Desember 2009. Quora didirikan oleh Adam D’Angelo dan Charlie Cheever. Situs ini mulai dibuka untuk umum pada 21 Juni 2010. Quora mengumpulkan pertanyaan-pertanyaan dan jawabannya pada topik-topik tertentu dan memperbolehkan pengguna untuk ikut berkolaborasi dengan memberikan suara atau mengusulkan perbaikan jawaban (https://id.m.wikipedia.org/wiki/Quora).

Jika kalian membaca situs ini, Aku yakin kalian akan banyak bangat dapat inspirasi, motivasi dan pengalaman-pengelaman unik yang tidak pernah kalian temui sebelumnya. Untuk penulis sendiri berasal dari berbagai kalangan dan berbagai profesi. Uniknya, di Quora ini, jika tidak ingin pribadimu dikenal, kamu bisa menggunakan fitur anonim. Akan tetapi selama yang pernah Aku baca, fitur Anonim kebanyakan digunakan oleh orang-orang yang tidak ingin pribadinya diketahui, orang-orang dengan masalah berat, dan orang-orang yang mempunyai kesalahan yang tidak ingin diketahui oleh orang yang bersangkutan. Tapi sejauh ini, selama Aku mengikuti, penilaiannya cukup bagus untuk aplikasi ini. Selain itu uniknya, setiap masalah yang diungkapkan oleh penulis, si pembaca tidak ada atau jarang sekali memojokkan si penulis, mereka lebih mengarah ke solusi dan bertukar pikiran.
Intinya, disini banyak bangat pertanyaan menarik dengan jawaban-jawaban yang menarik pula.

Jadi jika ingin bertukar pikiran dan menambah wawasan disinilah tempatnya “QUORA”.

Oh ya, baru-baru ini status Quora banyak yang trending di twitter lo😁. Ini, Aku ada beberapa topik yang menarik menurutku, untuk lebih lengkapnya  bisa dicek sendiri di aplikasi ya. (only promote 😁).












Note: maaf untuk penulis Quora yang statusnya Aku screenshot dan tidak diberi link, terima kasih untuk segala cerita dan inspirasi🙏🙏👍👍😁.


Alahan Panjang
01.35
Selasa, 12 Mai 2020




Saturday, 9 May 2020

Cemburu dan Kecewa Adalah Saudara Sedarah Penguras Hati

Ah..tiba-tiba teringat tulisan ini satu lagi😁😁
Ini aku bikin pada 20 Januari 2017🌹

Picture by: me😁🌹


Versi Asli lihat disini ya😁😁

Mengonsumsi' cemburu memang tidaklah semudah melumat buah-buahan kala kau kehausan. Kau harus menahan, kau harus menegar kala kabar tentang orang yang kau cintai memadu cerita dengan orang yang tak kau sukai. Tentu, dia yang membuatmu cemburu.

Cemburu, tentu saja sesuatu yang tak berwujud yang menguras pikiran, tenaga, bahkan semua pikiranmu. Kala rasa itu datang, hari-harimu tak lagi semenarik biasanya. Lalu, bad mood-lah yang menjadi teman.

Jangan ragukan hatimu, karena hari itu kata-katamu lah yang paling benar. Orang lain? Orang yang kau sukai? Orang yang kau cintai? Dialah benda yang akan menjadi pelampiasan kekecewaanmu 
  • Kala kau cemburu, lingkungan hanya benda mati yang menjadi masalah besar bagimu. Kau tak lagi mempedulikan seberapa kasarmu terhadap benda yang tak bermasalah. Hari-harimu yang lembut, kini hanya regangan yang mengukir urat-urat nadimu. Kekecewaan itulah yang kau rasakan
Memang, cemburu dan kecewa adalah saudara sedarah yang keduanya sama-sama menguras hati. Tiada cemburu tanpa kecewa. Karena kecewa adalah rasa yang datang seiring dengan munculnya cemburu. Rasa yang datang karena hati tak lagi dihargai. Rasa yang datang karena kepercayaan yang sedang teringkari. Rasa yang datang karena prinsip yang tak lagi saling mengikat.

Sesekali, bisa saja kau menghilangkan kecemburuan dengan memadatkan semua jadwal. Bercengkrama dengan teman, mengisi detak waktu dengan segenap rutinitas. Tapi alhasil, ketika sendirian kembali menyelimuti, rasa cemburu akan kembali menghagat sehangat-hangatnya.

  • Kadang kala kau sering mengartikan cemburu sebagai tanda tak cinta? Benarkah? Lalu kau pendam rapat-rapat semua kekecewaanmu hingga dirimulah yang paling mengerti akan rasamu.

Ah, sepertinya kau harus menarik perkataanmu tentang itu. Dengan mencemburui, berarti ada ketakutan yang bersemayam. Ya, takut akan kehilangan, takut akan rasa yang tiba-tiba saja berubah, bahkan takut ketika kau tiba-tiba saja menghilangkan jejak dari pandangan, bukan dari hati. Karena selagi kau masih hidup, tentu hati tak akan melupa. Hati dan otak tentu akan bekerjasama mengungkit memori yang telah berlalu, bahkan yang telah usang sekalipun. Itu tak terlepas dari yang tersayang. Meski pada akhirnya, kecemburuanmu sendiri yang menyiksa batinmu.
  • Lalu apa dan siapa yang bisa mengobati kecemburuan? Orang lain kah?
Bukan. Hanya dia yang membuat cemburulah yang mampu mengobati penyakit tanpa gejala itu. Sesekali, mungkin benci, kesal, kecewa bercampur aduk dalam benak. Kau melimpahkan kemarahan kepadanya. Kau mengeluarkan unek-unek sejadi-jadinya. Tapi sadarlah, orang yang benar-benar mencintaimu tak akan kembali mengataimu, atau pun membalas ocehanmu! Melainkan mencari cara mengembalikan rasa yang tanpa sadar membuatmu cemburu.

  • Yang perlu kau pegang: berpandailah mengendalikan rasa, karena cemburu memanglah tak semanis madu; akan tapi lebih pahit dari empedu; yang mungkin tiba-tiba saja tersingkir karena rasanya.  menjJadi,salinga  Bebaskan diri dari cemburu yang membuat sesak.

Berawal Dari Ukiran Aksara, Kita Berikrar Menjadi Sepasang Kekasih

Ah..tiba-tiba teringat tulisan yang Kutulis di hipwee beberapa tahun lalu. Dan, tiba-tiba saja jari-jariku tidak tahan untuk mengopas.. maka jadilah begini😁😁

Foto hanya sebagai pemanis😁🌹


Versi aslinya bisa dikunjungi di link ini ya..

Aku masih ingat senyum manis itu. Senyum pertama kali yang dilemparkan padaku didepan SD yang biasa ku lewati. Ya,,itulah senyum yang membuat otakku amnesia karena pancarannya. Dadaku berdetak, hingga punggungnya menghilang, Rasa itu masih terasa. Di penghujung jalan berliku, bayangan wajah dan pakaian yang dipakainya masih terekam jelas dilingkar memori. Dan aku menyimpulkan, senyum pertama memanglah menggoda, dan cerebrum pun tak bisa berdusta jika aku mulai mengaguminya.

MRC For School adalah sebuah acara yang menemukan Aku dengannya. Saat itu dia kelihatan sengit, seriusan, bahkan Aku tak mengenalnya. Dia hanyalah benda pathogen yang merasuk kedalam tubuhku. Hingga tubuhku tak mampu lagi menangkal radikal bebas yang dipancarkannya.
  • Kita bertemu dalam situasi yang cukup sacral, tak ada karangan yang memperindahan penghayatan, tak ada tawa yang mampu memecah heningnya pagi, meski bukti ilmiah dan referensi akurat menyatukan kita. Kita tak pernah berucap, namun hanya manatap dalam keterbatasan. Kita saling memaling seolah tak tau dengan hawa sekitar
Dikompetisi yang kita lakoni, kita masuk semifinal bersama, walau tak memegang prediket, namun kita masih bersyukur bisa berdiri ditengah orang-orang hebat menyampaikan karya tulis yang telah terlukis. Bersyukur dengan paparan radiasi yang berwujud pengalaman itu. Bersyukur bertemu wajah berseri penuh keseriusan. Bersyukur telah mampu mempertahankan pendapat dihadapan para mahajuri. Dan bersyukur karena Aku telah mengenalnya. Dan itu semua berawal dari ukiran aksara ilmiah yang telah diatur tatacara penulisannya.
  • Beberapa bulan berlalu, kita tak lagi seperti strangers, ada magnet yang menginduksi kita untuk menyatu. Ada ion negative dan ion positif yang mulai bereaksi. Dan kini interaksinya semakin kuat, hingga Akupun tersadar bahwa Aku telah falling in love dengannya.
Aku memang insan yang tak bisa mengungkapkan rasa, entah mengapa, saat dia berdiri dibelakangku, nilai EKG detak jantungku meningkat pesat, ada sinyal elektromagnetik yang merembes masuk kedalam pori kulitku, hingga laju adrenalin pun meningkat, seiring dengan rasa yang tenggelam dalam sanubari.

Dimoment yang penuh candaan dan situasi yang tak disangka, dia memberanikan diri mengungkapkan rasa. “Mau kah kau menjadi pacarku?” Ya, hanya sebatas itu. kembali, jantungku geger mendengar lisannya. Dengan beberapa etiologi yang dikemukakan, akupun dengan senang hati menerima “Expression of Love” yang diungkapkannya. Dan lagi, kali ini semua rongga tubuhku benar-benar diguncangnya. Denyut nadiku melompat-lompat saking bahagianya, hingga Aku pun lupa bahwa suatu saat dia pasti tersedak.
  • Kini, hari-hari kita lewati bersama. Kita tak lagi berwujud air dan minyak, namun kita adalah ‘emulsi’ yang sewaktu-waktu bisa saja mengendap karena kejenuhan
Banyak momen terselip yang kita lewati di celah nikmatnya fatamorgana. Kita pernah bercerita tentang malam, dan tentang angkuhnya pagi yang merenggut nikmatnya subuh. Kita menyiangi hamparan belukar untuk menanam sebuah kebun nirwana yang abadi. Kita pernah menempati qalbu untuk saling bertukar fikiran, meski kadang terselip tangis diantaranya. Kita juga pernah menaungi rumpun jalanan yang beku meski hanya di desa tercinta, ya itulah kita kala berperan sebagai sepasang sendal. Namun, yang terpenting dari semua itu adalah kesederhanaan, yang mampu menjadikan kita saling introspeksi dan merajai cinta yang telah mengglobal dalam batin.
  • Kini.. kita tak lagi saling menatap, ada jarak pembatas diantara kita. orang-orang menamainya dengan “Long Distance Relationship”, tapi bersyukurlah, jarak telah menumbuhkan kerinduan diantara kita, jarak telah menuntun kita untuk saling memotivasi dari kejauhan dan berkembang sesuai dengan potensi. Meski banyak pertanyaan mengguncang, namun bersyukurlah, kita masih melebur dalam kegenapan, Walau hati tak bisa berdusta bahwa ada kebimbangan yang merasuk sukma, namun percayalah, dengan cinta kita akan mampu meraih dunia mengalahkan jarak dan waktu. Berdoalah, semoga esok, hari-hari kita lebih cerah, dan kita mampu tertawa diatas nikmatnya ciptaan Tuhan. Dan berjanjilah kita akan selalu bersama. Dan sekali lagi, berjanjilah untuk itu..

Tuesday, 3 March 2020

Pengalaman PKPA part 1

Hay guys...gimana kabarnya?
Semoga sehat selalu ya😁..
Oke..kali ini aku mau shering mengenai kegiatan PKPA aku nih..

Nah, ketika Aku  kuliah profesi Apoteker, Aku PKPA di 6 tempat. Yaitu di rumah sakit, dinas kesehatan kota, puskesmas, PBF, industri dan terakhir di Apotik. Untuk namanya ngak usah disebut ya, hehe..takutnya ntar ada yang merasa dirugikan. Tau ngak sih, sebenarnya di PKPA itu banyak sekali ilmu dan pengalaman yang didapat, ada pengalaman suka, adapula pengalaman duka, yang perlu kamu tau, PKPA itu hanya indah untuk dikenang, bukan untuk diulang lagi. Kali ini aku ngak mau ngejelasin panjang² ya, soalnya malas ngetik hehe..poin² aja ya..mudah-mudahan teman-teman semua ngak bosan baca ceritanya aku.
Kali ini aku mau cerita tentang rumah sakit aja dulu ya😁🙏

1. Rumah Sakit adalah tempat PKPA pertama Aku lo😁

2. Ketika pertama memasuki rumah sakit, aku takjub banget, dalam hati berkata “jadi bagini ya suasana kalau di rumah sakit” haha ketahuan banget kalau aku baru pertama kali kerumah sakit.

3. Hari pertama masuk, rasanya sangat wah sekali, disertai pakaian putih yang rapi dan name tag yang mengantung dijilbab masing-masing. Tak lupa dengan sepatu mengkilap karena masih baru. Dan yakinlah, mata pun akan tertuju ketika  segerombolan semut kian kemari selalu bersama. Aku sangat ingat, waktu pertama kali masuk, hujan sangat deras, sehingga kamipun harus berangkat kesini dengan grab.

4. Hari pertama disini, Aku dan teman lainnya yang berjumlah 16 orang di orientasi terlebih dahulu. Dikenalin dengan rumah sakit dan segala isinya. Dikenalin dengan para direktur, pagawai dan para staf, dikenali dengan tata tertib, diajak jalan-jalan  kesegala penjuru ruangan, dan ini tentu saja membuat lutut lelah. Maklum, rumah sakit itu merupakan salah satu rumah sakit terbesar dan bertingkat yang ada diprovinsiku, meskipun ada lift, tapi kami lebih disarankan untuk naik tangga. Karena  status sebagai anak baru, dan semakin oon nya, kamipun mengikuti.

5. Awal pertama disana, kami sangat patuh, setiap siapa yang lewat selalu senyum dan sapa, tak lupa juga dengan para pasien.

6. Karena kebetulan kami bertugas nya dibagian farmasi, maka kami dibagi menjadi 4 kelompok, ada yang dibangsal anak, neuro, interne dan instalasi farmasi (rawat jalan, bagian produksi dan sterilisasi).

7. Hari kedua, aku masuk bangsal neuro. Disana, aku dan 3 orang teman ku seperti orang bodoh. Bagaimana tidak, kami tidak tahu apa yang harus kami lakukan. Kami hanya akan duduk ketika dipersilahkan duduk. Ketika karu memerintahkan untuk mengasih obat kepasien, kami pun mulai kebingungan, apa yang harus kami sampaikan ke pasien mengenai obatnya, apa yang harus kami lakukan jika pasien nanya balik, Ah, sungguh sesuatu  menguras otak. Kami harus men-searching google terlebih dahulu. Karena tak mungkin kami langsung berhadapan dengan pasien tanpa bekal sedikitpun. Waktu itu kami memberikan obat setiap jam 8, 12 dan 4 sore.

8. Fakta yang Aku temui disana, antara perawat, dokter, bagian farmasi dan tenaga kesehatan lainnya tidak saling akur.

9. Bangsal anak, adalah bangsal terseram yang membuat menggigil setiap kali masuk.  Kenapa begitu? Karena dokter nya disiplin tinggi serta paling ditakuti oleh dokter lain. Aku tahu itu. Aku tahu dari cerita dua orang perawat yang merupakan asistennya, dan dari dokter yang satu ruangan dengannya. Temanku pernah dimarahi. Aku juga. Aku paling ingat ketika dokter itu bilang begini “ Percuma kamu disini jika obat untuk tifoid aja kamu ngak tau. Kamu ngak lulus dengan saya. Masa iya golongan obat quinolon kamu berikan kepada anak-anak”. Tersentak Akupun terdiam. Lalu dokter itu pun menulis nama saya dikertas buram lalu mengancam akan memberikan kepembimbing saya dirumah sakit. Saya masih ingat waktu teman saya diberi nilai 60, 0 dan aku minus 0. Aku tahu, itu kesalahanku. Kesalahan ku yang tidak membaca materi sebelum memberanikan diri bertemu dengan dokter itu. Saat itu, temanku satu kelompok hanya memandangin ku. Aku tahu waktu itu adalah waktu yang panjang bagi kami ketika berada diruangan itu. Mungkin sekitar 2 jam-an. Ketika itu kami ditanya dengan pertanyaan yang antah berantah, dan kami yakin yang lebih memahaminya adalah dokter. Karena kami yakin, kami tidak berkompetensi dalam menegakkan dan mendiaknosa suatu penyakit. Kami tidak tahu bagaimana langkah diagnosa dan anamnesa secara berurutan yang benar. Setelah keluar dari ruangan dokter itupun, kami duduk disuatu kursi panjang lalu tertawa terbahak-bahak menertawai kebodohan kami “ santai aja, nikmati, hadapi dan lupakan” ucap salah satu temanku. Dan itu merupakan salah satu semboyan ketika tiap kali pertemuan dengan dokter itu usai.

10. Masih dlbangsal anak. Ketika aku tak mengerti cara mencari dosis, udah tanya ke bagian AA tidak mengerti, lalu aku memberanikan diri bertanya ke dokter lain yang juga dokter anak. Dokter itu membantu saya mencarikan, tetapi hasilnya juga belum ditemukan. Diapun minta bantuan ke perawat lain. Juga tidak membuahkan hasil. Satu kata dokter senior ini yang berkesan “ tolonglah bantuin anak ini, iba kita, ntar kena marah dia”. Hehe terima kasih ibuk, atas usahanya waktu itu mesti tidak membuahkan hasil.

11. Masih dibangsal anak, kami pernah dimarah-marahin dihadapan pasien  oleh dokter yang tadi karena tidak tahu tentang perkembangan pasien. Kami juga pernah melihat secara langsung dokter tersebut memarahi pasien. Darisana kami tahu, dokter ini harus diikuti perintahnya. Saya masih ingat kata-katanya “ yang dokter disini siapa? Ibuk atau saya, jika anak ibuk ingin sembuh silahkan percaya saya, jika tidak silahkan cari dokter lain dan bawa anak ibuk pulang” lalu si dokter itupun memaksa menyuntik anak yang berumur kira-kira 1 tahun-an dengan paksa. Waktu itu semua isi rungan senyap tanpa suara kecuali suara dokter itu. Walaupun begitu, Aku salut dengan ketegasa dokter ini.

12. Masih dibangsal anak, temanku pernah dimarahin sama orang tua pasien karena timbangan rumah sakit yang tidak akurat. Kami pun berusaha menjelaskan tetapi diapun tetap menolak “percuma menimbang jika tidak akurat”. Kami pun terdiam lalu pergi disertai dengan cerosos berkepanjangan. Oh ya, dibangsal anak setiap pagi kami harus melakukan pengecekan suhu sama berat badan badan pasien. Lalu menanggapi hal ini, kami mencoba menimbang berat badan kami dan jalan-jalan sambil mencari timbangan lain, dan tentu diruangan dokter yang kami anggap paling baik. Lalu setelah terdapat perbedaan, barulah kami berani mengatakan ke perawat dak dokter bahwa timbangan yang digunakan untuk menimbang anak-anak tersebut tidak akurat.

13. Dirumah sakit ini, kami menemui orang hampir dengan segala sifat. Ada pemarah, pencerita, pensenyum, ramah tamah, keras kepala dan sebagainya. Yang paling berkesan ketika aku mengasih obat, setelah aku pergi aku dipanggil kembali oleh keluarga pasien, lalu mereka bertanya “adek masih SMP ya?” Lalu akupun menjelaskan bahwa Aku adalah mahasiswa profesi yang sedang praktek di Rumah Sakit ini. Lalu mereka pun tercengang heran dan Aku pun pergi. Mungkin awet muda banget ya hehe..Aku juga pernah dipanggil “adek kecil” oleh abang-abang AA yang katanya dia adalah mantan napi. Atau pun  dipanggil “Fatimah” setiap kali ketemu oleh bapak-bapak yang memegang bagian sterilisasi karena nama anak nya yang mirip namaku. Sungguh hal tersebut terkadang menjadi candaan temanku.

14. Dirumah sakit ini aku juga menemui hal unik, ketika salah seorang pasien yang telah lama menetap di Australia, masuk rumah sakit, pagawai rumah sakit heboh, beritanya cepat tersebar. Karena orang tersebut sekeluarga telah lupa dengan bahasa indonesia. Mareka hanya bisa bahasa inggris. Sehingga ketika orang lain berbahasa inggris yang terlontar dari pegawai-pegawai RS ini adalah “cemoohan”.Dari sini aku belajar, betapa pentingnya bahasa inggris. Dari sini aku juga belajar, jangan pernah melupakan bahasa dimana kita dilahirkan.

15. Dirumah sakit ini, saya juga pernah masuk keruangan ICU untuk mengantarkan obat serta alkes lainnya. Ruangannya cukup bersih, sejuk, hening. Didalamnya terdapat pasien dengan kondisi yang sangat lemah. Alat penunjang kehidupan terpasang diseluruh tubuh. Hanya detak alat yang terdengar disana disertai erangan para pasien. Sungguh, sesuatu yang sangat menyedihkan. Disana aku bersyukur, bahwa Tuhan telah memberikan nikmat kesehatan yang lebih terhadapku.

16. Saya juga pernah mengantarkan pasien bersama perawat lainnya ke ruangan CT-scan. Selama perjalanan Aku menemui keluarga pasien yang sangat harap-harap cemas menunggu keluarganya yang masih sakit. Ini sangat menyedihkan. Mereka tidur dilantai dan sedikit beralaskan tikar. Aku yakin, mereka sepertinya juga kelaparan atau kekurangan tidur. Karena hal tersebut tergambar dari raut wajah yang sangat kelelahan.

17. Ketika bersebelahan dengan ruangan emergency, hampir setiap hari Aku harus mendengar pekik tangis keluarga pasien yang ditinggal keluarganya. Aku juga pernah menyaksikan secara langsung mayat yang dikeluarkan dari ruangan itu. Nyawa itu tlah tiada membujur kaku diatas dipan. Ketika melihat, aku selalu memperhatikan hingga dipan itu tak nampak lagi dipelupuk mata. Sungguh, suatu yang menyedihkan bagi keluarga yang ditinggalkan. Dari sini, aku juga banyak mendengar cerita dari AA yang bertugas dirungan ini. Katanya, “setiok urang yang ka maningga, pasti ado se nan nampak dek nyo mah, ado nannnyo sabuik  nampak sesuatu nan hitam kecek nyo, ado yang maajak inyo pai capek, pokok e macam-macam lah” ungkapnya.

18. Disini, ketika berada dibagian produksi, kami juga pernah berhubungan langsung dengan  narkotik dan psikotropik.  kami tak meminumnya, tetapi hanya menghaluskan, lalu memasukkan kedalam kapsul. Efek dari obat ini sungguh biasa. Seketika pulang dari rumah sakit, jantung kami berdebar tak menentu, dan bahkan membuat kami tertidur dlebih pulas dibanding biasanya. Jadi saran Ku, jangan pernah sekalipun terjerumus kedalam limbah pe-narkobaan.

19. Ketika berada diruangan sterlisasi, Aku dan kalompokku juga pernah diusir karena tidak memakai masker. Lalu kami keluar mencari masker dekat mart yang ada dirumah sakit ini. Tapi belum buka karena hari masih pagi. Lalu muncullah salah satu ide dari temanku. “Gimana kala kita ambil diruangan produksi aja?” lalu yang lainnya pun mengiyakan. Lalu disambungnya, “kita kan udah kerja kemaren, ngak papa nyuri”. Ujar salah satunya. Dalam hati ku “wih, berani sekali temanku”. Lalu kami pun berlari menuju bangunan satunya lagi dan menaiki tangga serta lift, lalu mengendap-endap masuk ruangan produksi, dan salah satu temanku mengambil masker yang kita butuhkan. Tak lama datanglah petugas ruangan, lalu dengan berkilah, temanku pun bilang ada sesuatu yang lupa lalu diambil. Sungguh, dosa terindah saat itu. Lalu kami pergi dak tertawa lagi terbahak-bahak.

20. Selama PKPA dirumah sakit, kami harus begadang hampir tiap malam untuk mengerjakan laporan. Dibanding kelompok lain, kelompok kami adalah kelompok tersantai. Tapi saat ini Aku bahagia, Aku tak lagi terbebani dengan tugas-tugas yang menguras pikiran. Aku tak lagi begadang. Dan kini tidurku pun nyenyak.

21. Selama PKPA, inilah kelompokku yang terparah, kami berani duduk² dikantin walau sebenarnya sudah ditegaskan bahwa jam 1 harus masuk. Kami yang sering bolos, telat masuk, terkadang dongkol, kami yang selalu bergunjing, kami yang selalu santai ketika dimarahi. sungguh itu adalah sesuatu yang terkonyol saat itu.

Segini aja dulu ya guys..
Karena mata udah ngantuk dan jari udah capek ngetik karena di HP,
Maka, besok disambung lagi ya ceritanya. Good noght and have a nice dreams...

FATMA ZAHRA
02.31
Alahan Panjang, 4 Maret 2020

Thursday, 13 February 2020

51 Pelajaran Hidup..

1. Ketika aku semakin besar, aku menyadari keluarga adalah yang terpenting dari segalanya.
2. Jejak digital itu kejam, jadi hati-hati dengan coretan masa lalu. Coretan yang merugikanmu kelak.
3. Mengeluh tidak akan menyelesaikan masalah.
4. Usaha itu penting.
5. Kehilangan mengajarkan Ku bahwa mencintai tak harus berlebihan, sewajarnya saja.
6. Ternyata bersifat apa adanya itu menguntungkan. Tak perlu canggung ketika ada orang lain tahu akan kekurangan kita.
7. Ternyata dalam suatu kelompok besar akan ada suatu kelompok kecil, didalam kelompok kecil akan ada lagi kelompok lebih kecil lagi, mereka saling merumpi, terkadang juga saling memburukkan, bahkan juga ada yang ingin keluar dari kelompok besarnya.
8. Persahabatan lawan jenis, memang tidak ada yang murni. Akan ada sesuatu yang terselubung didalamnya.
9. Kegagalan mengajarkanku bahwa aku harus tegar dari yang biasanya. Harus kuat dari yang seharusnya.
10. Ketika aku melihat disekelilingku, Aku menyadari, bahwa rezeki sudah ada yang mengatur, meskipun sekeras apapun usahanya, jika Tuhan berkehendak rezekinya segitu, maka akan tetap segitu.
11. Dengan jejaring sosial, kita akan mudah mendapat informasi. Filter mana yang terbaik.
12. Hanya beberapa bagian kecil orang saja yang men-share makanan di jaringan sosial lalu mencoba membuatnya.
13. Di tahun 2019 keatas hampir semua orang usia 10-an keatas memiliki jaringan sosial.
14. Seseorang yang beberapa kali berbohong , tidak menutup kemungkinan ia untuk kembali berbohong untuk masa yang panjang.
15. Diumur 24 Aku menyadari, mempercayai seseorang cukup 3 kali. Jika dia berbohong lagi cukup mengiyakan perkataannya tanpa diikuti embel² apapun.
16. Ternyata dari sekian banyak teman hanya beberapa orang saja yang ingat kalau dia berhutang. Selebihnya pura-pura tidak tahu atau melupakan begitu saja.
17. Tempat curhat terbaik itu adalah pada orang yang pendiam, kenapa? Karena dia tidak akan menceritakan kemana-mana. Sedang pada orang yang banyak bicara, yakinlah cerita mu akan meluap kemana-mana meskipun kau pastikan dia akan menutup rapat mulutnya.
18. Jika kalian bertanya kepada ku, percayalah, aku adalah orang yang paling menyesal didunia.
19. Menjadi seorang kakak harus mengalah, tetapi itu tidak berlaku untukku. Percayalah , aku adalah seorang yang egois.
20. Adik beradik memang sering bertengkar, tapi yakinlah setelah beberapa waktu membisu, semua akan membaik begitu saja.
21. Dari segi uang jajan, anak paling bungsu akan lebih berlebih dibanding kakaknya.
22. Komitmen adalah harga mati. Ketika kamu sudah bertekad akan sesuatu, semua akan terlewati dan terselesaikan.
23. Orang kaya sesungguhnya akan berpenampilan biasa saja, beda dengan yang baru kaya.
24. Banyak orang kaya yang perhitungan, karena mereka tau mencari uang itu susah.
25. Diumur hampir seperempat abad, aku menyadari, pertemananku berkurang drastis. Masing-masing telah sibuk dengan kehidupannya masing-masing.
26. Aku menyadari betapa meruginya menceritakan keburukan orang lain. Ketika kita menceritakan keburukan seseorang tanpa sadar kita membuka aib kita sendiri dan menjadi lahan luas bagi seseorang untuk menjatuhkan kita dan menyerang balik.
27. Orang yang menyukai kita sejatuh apapun pasti akan tetap membela, sedang yang tidak menyukai, akan lebih menjatuhkan lagi.
28. Jangan ungkapkan rahasia mu kepada temanmu, ingatlah bahwa teman bisa menjadi musuh terburukmu.
29. Kamu tidak akan mengenal teman sejati sampai kamu memiliki masalah dengannya dan membutuhkan bantuan nya, terutama yang berhubungan dengan keuangan.
30. Kebanyakan orang hanya akan tahu ketika sukses tanpa tahu sakit dan kegagalan yang dirasakan. Hanya orang tua yang berdiri disamping saat kita gagal.
31. Kebanyakan orang tidak menginginkan kita menjadi diri sendiri, tetapi menjadi yang diinginkannya.
32. Berteman dalam suatu geng yang berjumlah 5 orang atau lebih membutuhkan toleransi yang tinggi. Apalagi ketika berhubungan dengan yang namanya uang.
33. Jangan pernah mempercayai siapapun kecuali orang tua mu, seseorang yang terlihat manis bahkan dapat menyakiti dua kali lipat dari orang yang terlihat biasa saja.
34. Nasib dan takdir adalah hal yang sama. Sikapilah dengan bijaksana.
35. Berharap itu pedih. Jangan berharap pada manusia. Karena manusia itu tempat lahirnya kecewa, berhraplah pada pencipta.
36. Berjuanglah sekeras mungkin, hingga kamu tumbuh dari jerih payahmu. Gagal, bangkit lagi. Yakinlah, ketika kau masih mau berusaha, hasil tak akan menghianatinya.
37. Sudahi mengeluh dan menyalahkan ini dan itu atas ketidakberuntungan mu. Hal ini hanya akan menguras tenaga.
38. Jadilah mendiri. Jangan merengek-rengek seperti anak kecil. Karena kau sudah besar.
39. Jika memilih antara uang atau kebersamaaan, maka aku akan memilih kebersamaan. Percayalah, ketenteraman hati itu lebih dari segala-galanya.
40. Jangan terlalu kepo dengan kehidupan orang lain. Sewajarnya saja.
41. Hubungan pacaran terlalu lama tidak akan menjamin sampai ke jenjang pernikahan.
42. Jika kamu merasa kurang beruntung, lihatlah youtube dan lihatlah bagaimana orang -orang dengan kekurangan fisik mampu bertahan dalam pahitnya dunia. Darisana, kamu akan mencoba untuk bersyukur.
43. Jujurlah. Jujurlah. Jujurlah.
44. Harus bisa berdiri sendiri, bahagia atas diri sendiri dan percaya pada diri sendiri. Kuncinya cintailah dirimu.
45. Tidak semua orang baik diluar rumah itu juga baik kepada kaluarganya, dan sebaliknya.
46. Berhentilah membanding-bandingkan kehidupanmu dengan orang lain. Posisimu bisa saja posisi yang dikehendaki orang lain.
47. Jika boleh memilih, aku tidak ingin mengenal jejaring sosial.
48. Dan ternyata, mengatakan “ TIDAK” pada orang lain itu penting.
49. Foto itu menipu. Percayalah dengan apa yang kamu lihat.
50. Jadilah dirimu sendiri. Sebaik pribadi yang kamu inginkan. Jangan mau berubah karena orang lain atau disuruh orang lain. Pikirkan kebahagiaanmu.
51. Ketika sampai di nomor 51, Akupun merasa senang, karena dari sini Aku mengetahui, bahwa tulisan ku telah selesai. Dan aku akan mengakhirinya. Selamat malam. Selamat tidur dan sampai jumpa...


Alahan Panjang, Jumat, 14 Februari 2020
#FATMA ZAHRA